Hartawan Ini Bunuh Diri Karena Bangkrut, dengan Kesal Dia pun “Bertanya pada Tuhan” Mengapa Membuatnya Seperti Itu, dan Kata-kata Tuhan Membuatnya Malu dan Diam!

Tuhan berkata, “Ya, dunia kalian memang sangat jauh berbeda, dan ini jugalah yang membuat kalian memiliki keinginan yang sama sekali berbeda. Kamu bukannya tidak memiliki cukup uang untuk memberi makan hidupmu, tapi mati karena keinginan lebih itu.”

“Kamu selalu merasa hidupmu susah, banyak tekanan dan merasa pendapatan kecil, menjalani hidup tergantung pada kesenangan atau ketidak sukaan orang lain, dan berbagai ketidakpuasan. Tapi di dunia ini, tidak ada satu makhluk apa pun yang hidupnya jauh lebih nyaman daripada kamu. ”

“Lihatlah semesta alam ini ! Sarang angsa teritip di atas tebing setinggi puluhan meter, beberapa jam setelah lahir, mereka sudah harus turun ke tanah untuk mencari makanan.

“Induk angsa bisa terbang, tapi bagaimana dengan anak-anaknya yang belum bisa terbang, tapi kalau tidak melompat (mencari makanan sendiri) akan mati kelaparan.

“Naluri untuk bertahan hidupnya membuat mereka harus melompat, membayangkan dirinya memilki sayap yang kuat, banyak sekali yang dalam proses melompat ke bawahnya akan berbentur dengan batu cadas, hingga akhirnya, ada beberapa anak angsa yang beruntung selamat, sementara lainnya tewas mengenaskan hanya beberapa jam setelah mereka lahir.”

“Jadi, wajarkah alam membiarkan kamu hidup setelah melompat dari gedung yang tinggi itu ?”

“Itulah alam, yang tidak akan peduli apakah Anda menderita atau tidak, karena alam punya prinsipnya sendiri. Dan yang dapat Anda lakukan hanyalah menyingkirkan/mengatasi berbagai masalah, tapi tetap tabah dan tak tergoyahkan.”

Mendengar kata-kata Tuhan, hartawan itu pun seketika merasa malu : “Kalau begitu, apakah Engkau bersedia membawa saya kembali ke surga?”

Tuhan berkata : “Setiap menit dari setiap makhluk yang Aku ciptakan itu bukannya tidak berguna, tapi iblislah yang memberi Anda keinginan. Berjuang untuk hidup, adalah permintaan-Ku atas manusia : Berjuang demi hasrat/keinginan adalah dorongan iblis. Karena hidupmu berakhir dengan keinginan, jadi, Aku tidak bisa membawamu ke surga.”