Kisah Nyata : Pekerja Sosial Ini Mengajak Lima Anak yang Kelaparan Makan Siang, Setelah Terdiam Lama di Tempat Duduk, Tiba-tiba Sang Adik Berkata “Kami Hanya Ingin Satu ‘Mangkuk Mie’ Saja”!

Dua bocah itu pun langsung duduk dan menatap diam pada adik perempuannya.

Ia melihat adik perempuannya menatap lama daftar menu di mejanya, dan akhirnya berkata pelan, “Kakak, cukup satu mangkuk mie saja untuk kami!”

Irene terhenyak dan seketika merasa malu begitu mendengar kata-katanya.

Benar-benar memalukan, pikirnya. Bahkan tadi Irene sempat berpikir, apa anak-anak ini tidak akan memanfaatkan kesempatan ini ya untuk memesan makanan yang mahal?

Tapi ketika mendengar mereka berkata seperti itu, ia pun diam seketika, merasa malu, karena berpikir negatif dulu pada mereka. Sekarang ia hanya memesan mie polos yang paling murah di kedai tersebut.

“Apa kalian mau memesan sayur lainnya ?”tanya Irene sambil tersenyum.

“Tidak kak!” Anak-anak itu serentak menggelengkan kepalanya.

Irene kembali dikejutkan oleh sikap mereka, ia merasa kali ini mendapat pelajaran berharga dari para guru-guru belia ini, sehingga membuatnya harus lebih memahami akan prinsip rendah hati dalam hidupnya nanti!

Untuk menebus hati nuraninya yang merasa bersalah karena prasangka buruknya terhadap mereka tadi, Irene kemudian memesan mie pangsit untuk anak-anak.

Tapi ketika mie pangsitnya di bawa ke meja, anak-anak hanya menatap diam, entah karena mereka tidak berani makan atau enggan memakannya ?