Mencintai Seni Bela Diri Menyebabkan Kebahagiaan Pernikahan bagi Wanita Perancis dan Pria Tionghoanya

Dengan gairah hidup mereka sekarang terjalin erat, pasangan tersebut mengikat simpul di Nanjing pada tahun 2015, ibu kota Jiangsu, sebelum kembali ke Perancis, di mana mereka mengadakan upacara pernikahan di sebuah desa kecil di luar Kota Paris pada bulan Juli lalu.

Dua belas bulan telah berlalu, bukan hanya kecakapan fisik Sun yang mengesankan pengantin wanita Gallic-nya. Pauline mengatakan bahwa dia juga menyukai rasa humor, kepercayaan diri, ambisi dan rasa hormat yang selalu dia tunjukkan kepadanya.

Bukan berarti dia sempurna, kata laporan itu.

Meski tinggal di ibukota romantis sedunia, Sun selalu lupa untuk membeli bunga kepada istrinya pada Hari Kasih Sayang, katanya.

Sementara itu, Sun mengatakan bahwa dari semua hal yang dia sukai tentang istrinya, salah satu ciri yang paling menarik dari istrinya adalah “kemandiriannya”.

“Gadis-gadis Perancis tidak pernah meminta pasangan mereka untuk membawa tas mereka, dimana sangat saya menghargai,” katanya.(hui/yant)

Sumber: scmp.com