Gereja Ayam Misterius yang Dibangun dan Ditinggalkan di Hutan oleh Seorang Pria yang Mendapat ‘Sebuah Petunjuk dari Tuhan’

Berwarna-warni: Bagian sisi Gereja Ayam raksasa yang dipenuhi cahaya berpendar-pendar, ini dibangun pada tahun 1990 an di perbukitan Magelang, Jawa Tengah

Ibadah: Di lantai atas gereja adalah ruangan yang menakutkan dan gelap yang dulunya digunakan sebagai ruang ibadah

Pengrusakan: Di dinding dalam, anak-anak muda menulis grafiti ‘kata-kata buruk’ atau gambar gambar ‘wanita telanjang’

Salah satu dari beberapa rumor seputar bangunan mistis adalah bahwa bangunan itu digunakan sebagai pusat rehabilitasi.

Alamsjah membenarkan tentang hal ini, dengan mengatakan: ‘Rehabilitasi yang terjadi di rumah ibadah ini adalah untuk terapi bagi anak-anak cacat, pecandu narkoba, orang gila dan remaja yang terganggu yang ingin melawan kecanduannya.’

Rumah ibadah ini ditutup pada tahun 2000 karena biaya konstruksinya terlalu tinggi, namun masih banyak orang yang terus mengunjungi tempat yang indah ini.

Kepala desa Dese Gombong, desa terdekat bangunan itu adalah satu dari 30 penduduk setempat yang membantu Alamsjah membangun rumah ibadah tersebut.

Wasno adalah salah satu orang yang secara langsung memanfaatkan keingintahuan wisatawan tentang Gereja Ayam yang terkenal.

Dia mengizinkan pengunjung parkir di luar rumahnya – yang terletak di bagian bawah bukit.

Melalui keajaiban media sosial, Gereja Ayam telah menjadi persinggahan bagi para blogger wisata seperti Putri Normalita yang mengambil foto-foto cantik dari bangunan dunia lain ini dan saling berbagi secara online.

Ia mengatakan: ‘Hanya ada sedikit sejarah mengenai bangunan ini, masih banyak turis yang ingin mengunjunginya dan bahkan ada yang melangsungkan pernikahan mereka di sana. Mungkin justru karena misteri yang besar inilah alasan orang-orang ingin datang melihatnya secara langsung.