Masyarakat ini Sangat Realistis, Pahamilah Secara Perlahan, Anda Akan Tersentuh olehnya

ILUSTRASI. (itprotoday.com & freepik.com)

Erabaru.net. Perlahan-lahan pahami masyarakat yang realistis ini

Berapa banyak orang yang melihat ke arah anda saat anda berada di puncak.

Berapa banyak orang yang meremehkan anda saat anda berada di bawah (terpuruk).

Berapa banyak orang yang menyanjung dan menjilat pada anda saat ada manfaat yang menarik.

Berapa banyak orang yang meninggalkan Anda saat anda tidak ada manfaatnya lagi. Inilah masyarakat yang realistis.

ILUSTRASI. (freepik.com)

Saat anda dibutuhkan, kata-katanya manis seperti madu, sebaliknya langsung berpaling saat anda tidak dibutuhkan.

Saat menyukaimu, kamu adalah bintang yang paling terang. Saat benci, kamu adalah pemandangan yang paling jelak.

Harus anda akui, masyarakat terlalu realistis, menyesal karena anda tidak cukup kejam (tega).

Anda harus menghadapi hati orang terlalu mudah berubah-ubah dan anda menyesal karena Anda terlalu serius dan naif.

Jangan menunggu kenaifan anda itu tak berdaya di hadapan kenyataan, karena sampai pada saat itu anda baru tahu betapa bodohnya Anda itu.

Jangan sampai setelah menunggu ketulusan tak berdaya dihadapan kemunafikan, Anda baru menyadari bahwa anda tidak cukup cerdik dalam pergaulan di lingkungan masyarakat

ILUSTRASI. (itprotoday.com)

Jangan berpikir bahwa semua orang itu seperti Anda, polos, baik hati.

Jangan berpikir segala sesuatunya itu harus bersikap sabar, lebih baik mengalah, atau mentolerir.

Bila perlu, Anda harus belajar menjadi kejam, meninggalkan dengan kejam orang-orang yang kamu peduli tapi dia tidak peduli padamu.

Anda harus tahu bagaimana bersikap dingin pada saat yang tepat, dingin terhadap orang-orang yang mencarimu di saat dia membutuhkan dan mengabaikanmu saat dia tidak membutuhkanmu.

Terangilah mata Anda, dan lihatlah dengan jelas masyarakat yang realistis ini. Anda adalah pusaka kalau ada gunanya, sebaliknya anda hanyalah rumput saat tak berguna baginya.

Rasakan suasana hati Anda, jamah hati orang-orang yang mudah berubah-ubah ini.

Ada orang yang tersenyum sambil membawa pedang (sosok orang yang tampak sopan dan ramah secara fisik, tapi jahat dan kejam), dan juga ada yang menusuk dari belakang.

ILUSTRASI. (worldofnk.com)

Perlahan-lahan pahamilah masyarakat yang realistis ini, saya harap Anda memiliki penglihatan yang jernih untuk melihat semuanya dengan jelas.

Ya, tidak ada lagi kesalahan dan kebenaran mutlak dalam masyarakat ini. Semua orang tinggal di dalam lumpur.

Setiap orang memiliki posisinya sendiri. Dan hal-hal yang dialami setiap orang itu berbeda.

Saya hanya bisa mengatakan kepada Anda, jangan terlalu banyak berpikir, ada beberapa hal yang tak perlu terlalu dipedulikan, cukup kerjakan saja urusan masing-masing dengan baik. (jhn/rp)

soulbay.tw