Kisah Tentang Dia yang Berkali-kali Gagal dan Hanya Berhasil Dua Kali

kegagalan

Erabaru.net. Lahir dalam kemelaratan, Abraham Lincoln dihadang kekalahan demi kekalahan sepanjang hayatnya. Ia kalah dalam delapan kali pemilu, dua kali gagal dalam bisnis dan mengidap gangguan urat saraf.

Ia sebetulnya memiliki banyak alasan untuk menyerah, namun ia pantang menyerah, dan karena pantang menyerah, akhirnya ia menjadi salah satu presiden terbesar dalam sejarah Amerika Serikat.

Pada tahun 1932, Lincoln kehilangan pekerjaan, jelas ini membuatnya sedih. tapi dia bertekad akan menjadi politisi dan anggota legislatif. Sayangnya, dia tidak memiliki kekuatan ekonomi juga tak begitu dikenal, sehingga tentu saja ia gagal. Dua kali dalam setahun mengalami pukulan telak secara beruntun.

Agar memiliki posisi yang menguntungkan untuk pemilihan di masa mendatang, Lincoln memulai bisnisnya sendiri, namun kurang dari setahun kemudian, bisnisnya ambruk, dan untuk tahun-tahun selanjutnya dia harus berjuang keras melunasi hutangnya akibat kegagalan bisnisnya yang membuatnya semakin terpuruk.

Belakangan, Lincoln memutuskan sekali lagi mencalonkan diri dalam pemilihan anggota legislatif, dan kali ini dia berhasil. Keberhasilannya ini memberinya secercah harapan bahwa hidupnya akan menemui titik balik: “Mungkin saya harus melangkah ke kancah politik!”gumamnya.

Tahun 1835, dia bertunangan. Calon istrinya membantunya menyusun strategi, memberikan nasehat dan saran dalam perjalanan karier politiknya dan sebagai pilar spiritualnya. Namun, hanya beberapa bulan menjelang pernikahan, tunangannya meninggal karena penyakit.