Detak Jantung Si Kecil di Kandungannya Menguatkan Ibu Hamil Penderita Kanker ini

Erabaru.net.Ibu hamil penderita kanker disarankan untuk aborsi.
Melissa Gormley dan Dave Good telah lama mengharapkan seorang anak, namun penantian penuh sukacita mereka telah pupus oleh berita buruk.

Pada usia kehamilan 14 minggu, Melissa mengetahui bayi mereka perempuan.
Pada malam yang sama, dia mengalami pendarahan ringan, yang mengharuskan untuk pergi ke dokter,
dan akhirnya harus dilakukan biopsi.

Hari-hari berlalu, setiap kali telepon berdering, rasa tegang dan berdebar muncul, ditambah kontraksi si kecil dari dalam. Ketika akhirnya Melissa menerima pesan telepon dari dokternya, dia tidak ingin menelepon balik.

Ada berita yang membuatnya merasa sedikit terpukul: kanker serviks.
Meskipun sudah mempersiapkan diri secara mental, berita tersebut membuat mereka terkejut.

Diagnosis itu adalah pilihan hidup atau mati yang harus merek buat: menghentikan kehamilan, atau menjalankan perawatan intensif.

“Kami tidak bisa melakukan apa pun untuk Anda,” kata dokter. Tetapi mengakhiri kehamilan tidak pernah menjadi pilihan bagi Melissa.Ketika mereka bersikeras melanjutkan kehamilan, satu-satunya perhatian mereka adalah untuk sang bayi.

Teman-teman dan keluarga mereka mencari jalan keluar yang tepat dalam longsoran salju yang tidak diketahui. Dengan banyaknya informasi di luar, kemoterapi selama kehamilan merupakan pilihan yang layak. Rencananya adalah menjalani tiga putaran kemoterapi. Jika tumor berkurang, akan ada sesi keempat.

Jika tumor tidak menyusut, mereka akan melahirkan bayi melalui operasi caesar dan mengangkat tumor secara operasi. Meskipun terlihat suram, pasangan itu mampu memperoleh kekuatan dari gadis kecil mereka.

Setiap kali mereka merasa sedih, mereka akan mendengarkan detak jantung si kecil.
Selain memberi dukungan emosional pada orangtuanya, keberadaan bayi itu telah menyelamatkan kehidupan Melissa. Berkat putrinya yang belum lahir, pasangan itu berhasil melewatinya, baik secara emosional maupun fisik.

Untungnya, semua berjalan lancar, dan Olivia kecil lahir melalui operasi caesar. Tetapi Melissa belum keluar dari bahaya. Dia segera menjalani operasi untuk mengangkat tumornya.

Dua hari kemudian, ibu dan anak perempuan itu dapat bertemu muka. Bagi mereka, yang membuat terharu adalah harapan yang tertanam pada si kecil yang belum lahir.

Ketika semua kesempatan tampak terpancang melawan Anda dan ketika cahaya di ujung terowongan telah padam.  Anda tiba-tiba merasakan gelombang ketakutan dan suara di dalam kepala memberitahu untuk menyerah. Tetapi Anda tidak, karena ada harapan.

Bahkan jika itu hanya seutas benang yang akan menarik Anda melewati kesulitan
Karena harapan adalah satu-satunya hal yang lebih kuat daripada rasa takut. (eb)

video Rekomendasi:

Cerita yang Sedih Namun Indah