Kisah Inspiratif Seorang Pemulung yang Menyelamatkan dan Membesarkan 30 Bayi Terlantar

Kredit: (kiri) Instagram/ @m4urel, (kanan) Instagram/ @annieswayindonesia

Erabaru.net. Di Jinhua, di provinsi Cina Zhejiang, di sebelah Timur salah satu negara terpadat di dunia, seorang wanita berusia lebih dari 90 tahun bernama Lou Xiaoying, adalah tokoh utama dari sebuah kisah inspiratif yang menunjukkan bahwa menghargai kehidupan manusia adalah jauh lebih penting daripada kebijakan pemerintah, uang dan status sosial.

Wanita luar biasa itu bekerja, bersama suaminya yang kini sudah meninggal, mengumpulkan sampah di jalanan dan di tempat pembuangan sampah. Dengan pekerjaan itu, dia juga masih merasa bahwa dia memiliki misi yang jauh lebih penting:

“Saya menyadari bahwa jika saya memiliki kekuatan untuk mengambil besi tua untuk didaur ulang, bagaimana mungkin saya tidak mendaur ulang sesuatu yang sama pentingnya dengan kehidupan manusia?”

https://www.instagram.com/p/b0BVu1g9o1/?utm_source=ig_embed

Pahlawan Tiongkok ini mengatakan bahwa selama bekerja, dia pernah beberapa kali menemukan situasi menyedihkan dan memilukan yang sama: anak-anak ditelantarkan oleh orang tua mereka di pinggir jalan atau di tempat pembuangan sampah. Alasan utama pengabaian ini adalah kebijakan yang berlaku di Tiongkok yang memungkinkan pasangan memiliki hanya satu anak, dengan tujuan untuk mengendalikan populasi negara.

Pada tahun 1972, Lou menemukan bayi terlantar pertama saat mengumpulkan sampah dan membuat keputusan yang akan mengubah hidupnya, juga 29 bayi lainnya.

https://www.instagram.com/p/BRAIlUMhg-J/?utm_source=ig_embed

Terlepas dari kemiskinan yang sangat parah di mana mereka hidup, wanita ini dan suaminya berhasil memberikan kehidupan yang cukup layak untuk semua bayi yang mereka selamatkan dan juga untuk satu-satunya anak kandung mereka.

Lou, bertanggung jawab untuk membesarkan empat bayi yang diselamatkan dan putrinya sendiri, kemudian dia menemukan rumah dengan keluarga dan teman-teman untuk bayi-bayi lainnya.

Di usia 91 tahun, Lou meninggalkan dunia, namun dia menutup matanya tanpa penyesalan karena dia telah menyelamatkan setiap kehidupan manusia yang mungkin untuk dia selamatkan, dan telah memberikan kehidupan yang cukup layak untuk mereka, sekalipun dia sendiri tidak memiliki cukup sarana yang diperlukan.

Berikut ini adalah video (dalam bahasa Inggris), di mana Anda dapat melihat detail lebih lanjut tentang kehidupan pahlawan wanita ini:

Tidak diragukan lagi kisah ini benar-benar menginspirasi dan layak untuk diceritakan kepada generasi mendatang.

Besar atau kecil, jika itu adalah satu kebaikan, maka lakukanlah tanpa ragu. Siapa yang tahu bahwa satu kebaikan yang kita lakukan, justru akan mengubah kehidupan orang lain. (Jul)

Sumber: huffpost.com

VIDEO REKOMENDASI

https://www.youtube.com/watch?v=SPFKsg0it4w