Sunday, December 5, 2021
HomeNEWSINTERNATIONALPernyataan Penting yang Disampaikan dalam Konferensi Pers Bersama pada KTT AS dan...

Pernyataan Penting yang Disampaikan dalam Konferensi Pers Bersama pada KTT AS dan Jepang

Epochtimes.com

Perdana Menteri Yoshihide Suga adalah pemimpin negara asing pertama yang diterima Joe Biden pada Jumat (16/4/2021), setelah dia menjabat sebagai presiden Amerika Serikat.  Kedua kepala negara secara khusus menegaskan bahwa “kedua negara sepakat tentang pentingnya untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan “. 

Ini adalah untuk pertama kalinya sejak tahun 1969 pemimpin Amerika Serikat dan Jepang menyebut Taiwan dalam pernyataan bersama.

Biden juga mengatakan kepada Yoshihide Suga, bahwa Jepang menikmati “dukungan baja” dari Amerika Serikat dalam masalah keamanan dan lainnya.

Biden mengatakan : “Kami berkomitmen untuk bekerja sama mengatasi tantangan komunis Tiongkok pada isu-isu seperti Laut Tiongkok Timur, Laut Tiongkok Selatan, Korea Utara, dan lainnya untuk memastikan masa depan yang bebas dan terbuka bagi kawasan Indo-Pasifik”.

Yoshihide Suga mengatakan, pihaknya juga telah melakukan diskusi serius mengenai pengaruh komunis Tiongkok terhadap perdamaian dan kemakmuran di kawasan Pasifik dan dunia. Kedua negara sepakat untuk menentang segala upaya mengubah status quo dengan kekerasan atau paksaan di Laut Tiongkok Timur dan Laut Tiongkok Selatan. Termasuk intimidasi terhadap orang lain di wilayah ini. Pada saat yang sama, kedua negara juga setuju bahwa mereka perlu berdialog secara terbuka dengan komunis Tiongkok, dan untuk mencari stabilitas dalam hubungan internasional, sambil mempertahankan nilai-nilai universal. 

Biden juga mengatakan bahwa, Amerika Serikat dan Jepang juga sepakat untuk bekerja sama dalam mendukung upaya pengembangan vaksin COVID-19 global. Selain itu, mempromosikan pengembangan teknologi baru global, termasuk jaringan 5G, kecerdasan buatan, dan komputasi kuantum.

Berikut ini adalah ringkasan beberapa poin penting yang disampaikan dalam pernyataan bersama AS – Jepang yang disusun oleh media ‘Central News Agency’ :

  • Bersatu padu dalam melawan komunis Tiongkok

Pernyataan bersama tersebut menunjukkan bahwa Amerika Serikat dan Jepang telah mengusulkan visi bersama untuk kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Itu berdasarkan komitmen mereka terhadap nilai-nilai universal dan prinsip-prinsip bersama, serta semangat mempromosikan kemakmuran ekonomi yang inklusif.

Kedua belah pihak menegaskan pentingnya untuk menjaga perdamaian dan stabilitas regional melalui pencegahan, dan menentang segala upaya untuk mengubah status quo secara sepihak di Laut Tiongkok Timur.  Juga, menentang klaim dan aktivitas maritim ilegal komunis Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan. Laut Tiongkok Selatan harus diatur oleh hukum internasional dan memberikan rasa aman bagi kapal-kapal untuk berlayar, maupun pesawat untuk terbang di bawah perlindungan hukum internasional.

Pernyataan tersebut menekankan pentingnya perdamaian dan stabilitas di seluruh Selat Taiwan dan mendorong penyelesaian masalah Selat Taiwan secara damai. 

Amerika Serikat dan Jepang sangat prihatin dengan situasi hak asasi manusia di Hongkong dan Daerah Otonomi Uighur Xinjiang. Amerika Serikat dan Jepang mengakui pentingnya dialog yang jujur ​​dengan pihak berenang komunis Tiongkok. 

Pernyataan juga menyampaikan kembali bahwa baik AS maupun Jepang, bersedia menyelesaikan perbedaan yang ada secara langsung melalui dialog, dan mengakui perlunya bekerja sama dengan komunis Tiongkok di bidang kepentingan bersama.

  • Keamanan AS – Jepang

Pernyataan tersebut menegaskan kembali, bahwa Amerika Serikat telah berkomitmen untuk mendukung pertahanan nasional Jepang sesuai dengan “Perjanjian Keamanan AS – Jepang”, dan bahwa Amerika Serikat harus menggunakan semua kemampuan termasuk senjata nuklir bila diperlukan. 

Pernyataan tersebut juga menegaskan kembali bahwa Kepulauan Senkaku (nama Jepang dari Kepulauan Diaoyu), cocok untuk menerapkan keamanan AS-Jepang. 

Selain itu menentang setiap tindakan sepihak yang berupaya untuk melemahkan Jepang dalam menjalankan pemerintahan terhadap Kepulauan Senkaku. Memperkuat kerja sama pertahanan di berbagai bidang, termasuk Internet dan ruang angkasa.

Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa pembangunan pangkalan alternatif di Henoko, Okinawa, adalah satu-satunya solusi untuk menghindari terus menggunakan pangkalan militer Futenma dan memindahkan Korps Marinir ke Guam.

Amerika Serikat dan Jepang menegaskan kembali, komitmen mereka terhadap denuklirisasi Korea Utara dan mendesak Korea Utara untuk mematuhi kewajibannya berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB. 

Kedua negara juga akan memperkuat daya cegah dan lawan, untuk menjaga perdamaian dan stabilitas regional, dan akan bekerja sama dengan semua pihak untuk menghadapi pengembangan program senjata nuklir dan rudal Korea Utara.

  • Perubahan iklim dan jaringan Internet 5G

Joe Biden dan Yoshihide Suga, juga menandatangani kesepakatan kerjasama mengenai perubahan iklim yang berisi tiga item utama : 

  1. Menerapkan perjanjian iklim Paris dan mencapai tujuan masing-masing yang ditetapkan sebelum tahun 2030. 
  2. Mengadakan R&D, penggunaan dan inovasi tentang teknologi energi bersih. 
  3. Berusaha membantu negara lain mengurangi emisi karbon, khususnya kawasan Indo-Pasifik.

Kantor berita Agence France-Presse melaporkan bahwa pembicaraan antara kedua kepala negara juga menyinggung soal Amerika Serikat dan Jepang sepakat, untuk mengalokasikan masing-masing sejumlah USD. 2,5 miliar dan USD. 2 miliar. Tujuannya, untuk mempercepat pengembangan dan pengujian jaringan Internet 5G dan teknologi 6G di masa depan. (sin)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments