fbpx
Thursday, December 9, 2021
HomeSERBA SERBIDokter Hewan Terpaksa Mengamputasi Telinga Kucing yang Menderita Karena Sengatan Matahari

Dokter Hewan Terpaksa Mengamputasi Telinga Kucing yang Menderita Karena Sengatan Matahari

Erabaru.net. Seekor kucing terpaksa diamputasi telinganya setelah dia menderita karena sengatan matahari, pemilik diperingatkan untuk menjaga hewan peliharaan mereka di dalam ruangan dan mengoleskan tabir surya pada hari-hari musim panas yang terik.

Smurf, dari Belfast,Irlandia Utara, diambil dari jalanan musim gugur lalu setelah dia diyakini mengalami kecelakaan mobil.

Dia dilarikan ke dokter hewan yang mengamputasi ujung mata kanan dan telinganya yang rusak parah akibat sinar Matahari, dan sejak itu dirawat kembali.

Cats Protection kini telah mengeluarkan saran kepada para pemilik, memperingatkan mereka tentang bahaya membiarkan kucing bersantai di bawah sinar Matahari yang terik.

Pemilik Smurf, Kate Large, mengatakan: “Dia tidak berada di Lisbon atau Madrid. Dia berada di luar Irlandia Utara selama kurang dari setahun, dengan jumlah sinar matahari yang kami dapatkan di Irlandia dan ini adalah kerusakan yang ditimbulkannya.”

Wanita berusia 49 tahun, yang menjadi sukarelawan di penampungan, mengatakan sebelum mengadopsi Smurf, dia tidak menyadari bahwa kucing bisa mengalami kerusakan parah pada anggota tubuhnya akibat sinar Matahari.

“Kebanyakan orang adalah pemilik kucing yang hebat dan akan merasa malu jika kucing mereka terkena kanker karena secara teknis mereka akan dianggap kurang pengetahuan, ” katanya.

Dia mengadopsi Smurf setelah anak kucing yang dia asuh mati karena virus corona yang bermutasi, yang membuatnya mengisolasi diri selama tujuh minggu.

“Smurf adalah kucing yang sangat santai,” katanya. “Dia selalu bersyukur, dia selalu berjuang keras untuk mendapatkan kehidupan yang layak seperti kucing lainnya. Saya melihatnya dan berpikir, bagi saya, dia sempurna.”

Badan amal tersebut mencoba untuk meningkatkan kesadaran akan efek kerusakan akibat sinar Matahari, yang dapat menjadi parah bahkan masih dapat terjadi walau saat kucing ada di dalam ruangan.

Sarah Elliott, petugas veteriner pusat untuk Cats Protection, mengatakan: “Kucing terkenal dengan hobinya bersantai di bawah sinar Matahari, tetapi seperti halnya manusia, ini bisa menjadi aktivitas yang sangat berbahaya ketika Matahari sedang dalam suhu sangat panas.”

“Bahkan di hari yang dingin, saat matahari sangat terik tetap ada potensi kerusakan.”

“kucing yang berwarna pucat seperti Smurf sangat berisiko, atau kucing apa pun yang memiliki hidung atau telinga putih yang tidak berpigmen. Mungkin diperlukan beberapa tahun sebelum kerusakan dapat terlihat, tetapi saat gejala awal kanker terjadi, kucing memerlukan perawatan sesegera mungkin untuk mencegah penyebarannya. Namun, dengan mengikuti beberapa langkah sederhana akan membantu melindungi hewan peliharaan dari matahari.”

Pemilik disarankan untuk menjaga hewan peliharaan mereka di dalam ruangan saat Matahari sedang terik, dan berbicara dengan dokter hewan tentang tabir surya yang cocok untuk hewan mereka.

Mereka harus memberi banyak naungan untuk kucing peliharaan saat mereka berada di luar ruangan dan memastikan mereka mendapatkan air yang cukup. Untuk mencegah kucing terkena sengatan Matahari, letakkan botol plastik berisi air beku di dalam handuk dan letakkan di area yang sering dikunjungi kucing. (lidya/yn)

Sumber: dailymail

Video Rekomendasi:

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular