fbpx
Thursday, December 9, 2021
HomeSTORYCERITA INSPIRASISeorang Wanita Muda Mengubah Gurun Menjadi Arena Skateboard untuk Mengatasi Rasa Sakit...

Seorang Wanita Muda Mengubah Gurun Menjadi Arena Skateboard untuk Mengatasi Rasa Sakit Karena Penghinaan yang Dialaminya

Erabaru.net. Navajo adalah penduduk asli Amerika (suku Indian) yang tinggal di Amerika Serikat barat daya. Navajo merupakan suku terbesar yang diakui dalam tingkatan federal di Amerika Serikat. Diperkirakan ada sekitar 350 ribu penduduk Navajo namun ada salah satunya yang berhasil mengukir sejarah dengan skateboard-nya.

Naiomi Glasses jatuh cinta pada skateboard ketika dia baru berusia 6 tahun. Dia melihat teman-teman kakaknya menyeimbangkan roda tersebut dan dia langsung terpikat. ia pun tertarik dan ingin belajar bagaimana melakukannya.

Pada tahun-tahun awal, dia hanya bisa berlatih di dapur dan di bawah pengawasan ibunya. Ini cukup dipahami mengapa skateboard kini telah menjadi passionnya, karena Naiomi mengalami masa kecil yang sangat sulit.

Dia mendapatkan perlakuan tidak adil di sekolah dan dikucilkan karena terlahir dengan bibir sumbing. Tidak peduli betapa sulit perlakukan yang dia alami, skateboard selalu dapat mengobati sakit hatinya.

“Saya memiliki bibir sumbing. Anak-anak mengintimidasi saya dan membuat saya sangat tertekan. Setiap saya bermain skateboard, itu adalah waktu di mana saya merasa saya seorang gadis yang bahagia, ” kenang Naiomi.

Sekarang dia berusia 24 tahun dan bakatnya tidak dapat dipungkiri. Tidak hanya berbakat, tetapi dia juga menonjol karena bermain skateboard dengan rok tradisional.

Selama bertahun-tahun, dia merasakan tekanan untuk berpakaian seperti anak laki-laki sehingga dia bisa bermain skate di taman yang berbeda.

“Para gadis dapat berpakaian seperti yang mereka inginkan dan bermain skateboard seperti yang mereka suka, ” kata Naiomi.

Namun, dia telah memiliki gayanya sendiri dan hal tersebut telah menimbulkan kehebohan. Sekarang ia telah menjadi viral di media sosial, Naiomi ingin berjuang untuk menciptakan lebih banyak taman skate di berbagai daerah dan dengan demikian hal tersebut dapat mendukung anak-anak kecil yang bermimpi untuk berlatih seni skateboard.

Terlepas dari kenyataan bahwa hanya ada sedikit taman di wilayahnya, Naiomi telah mengubah gurun menjadi trek sendiri. Suatu hari dia sedang menggembalakan domba keluarganya ketika dia mendapat ide untuk mencoba meluncur di atas batu pasir merah.

Sejak saat itu dia telah mengembangkan trik yang tak terhitung jumlahnya untuk berseluncur di lanskap gurun yang luas. Mimpinya adalah membantu anak-anak lain mendapatkan kesempatan yang sama.

“Skating itu membebaskan. Saat saya melakukannya, saya merasa rileks dan merasa seperti baterai tubuh saya terisi ulang, ” kata Naiomi.

Saat ini, anak muda Navajo bekerja dengan proyek ‘Keajaiban Dunia’. Mereka telah membantu mendirikan taman skate di daerah pedesaan di seluruh dunia dan memiliki dampak yang sangat positif di tempat-tempat seperti Irak, Suriah, dan Meksiko. (lidya/yn)

Sumber: viralistas

Video Rekomendasi:

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular