fbpx
Thursday, December 9, 2021
HomeSTORYCERITA KEHIDUPANPasangan Muda Ini Menjual Dua Rumahnya di Kota dan Pindah ke Desa...

Pasangan Muda Ini Menjual Dua Rumahnya di Kota dan Pindah ke Desa Terpencil

Erabaru.net. Ada pasangan yang menjalani kehidupan yang membuat kebanyakan orang iri, mereka meninggalkan pekarjaan dan rumahnya di kota dan tinggal di pedesaan yang asri dan tenang.

Setelah kelahiran putra mereka, pasangan itu akhirnya memberanikan diri untuk menjual dua rumahnya di kota, meninggalkan pekerjaanya, dan pindah di pedesaan, menjalani kehidupan yang tenang, memberi putra mereka masa kecil yang baik.

Awalnya kerabat dan teman-temannya menertawakan pasangan ini karena memiliki ide yang konyol. Orangtua mereka juga merasa malu dan memarahi mereka beberapa kali, namun pasangan itu tidak peduli. Sekarang, rumah yang telah direnovasi ini membuktikan bahwa pasangan tersebut membuat keputusan yang benar, dan membuat banyak orang iri.

Karena suami istri ini tumbuh besar di desa, kehidupan di desa adalah hal yang paling mereka rindukan di dalam ingatan mereka. Di saat yang sama, mereka berharap agar anak kecilnya menjalani masa kecilnya di tempat yang tenang.

Dengan harapan tersebut, sebuah keluarga yang beranggotakan tiga orang ini meninggalkan kota metropolis dan pindah ke Desa Shenkeng.

Bukan hanya tempatnya yang terpencil, tetapi penduduknya juga sangat jarang, totalnya tidak lebih dari 20 rumah tangga.

Pasangan suami istri ini mulai mendesain rumah impian mereka dengan harapan rumah tersebut dapat memenuhi kebutuhan hidup modern dengan tetap menjaga ciri khas lokalnya.

Proses transformasi

Proses transformasi memakan waktu tiga tahun, dengan investasi sekitar 8.6miliar, segalanya mereka lakukan sendiri.

Setelah transformasi

Eksteriornya terlihat tidak jauh berbeda dengan rumah lokal. Tapi sangat indah di dalamnya !

Dekorasi interiornya bergaya Jepang sederhana, rumah tua yang tadinya hancur, sekarang telah berubah menjadi rumah yang sangat nyaman di hati.

Ruang tamu, ruang makan, dan bar semuanya berada di lantai pertama, dan ruang terbukanya sangat luas.

Kompor kayu di dapur, agar nasi yang dimasak menjadi lebih harum.

Meja bar terbuat dari kayu dan terlihat antik.

Perpaduan furniturnya juga lebih modern, dengan warna sofa yang kontras dan perabot rumah kuno yang dipadukan untuk membentuk kolaborasi yang indah.

Ada toal 8 kamar untuk tamu di lantai dua yang masing-masing mengikuti gaya kayu dan dilengkapi dengan bak mandi. Ada juga hutan bambu yang luas di luar Cao Su. Saat Anda mandi, Anda bisa melihat pemandangan hijau di luar jendela dan terasa sangat rileks.

 

Setiap barang di rumah sangat sederhana dan merupakan produk jadi yang terbuat dari bahan lokal. Sangat menyenangkan untuk duduk di halaman dan mengobrol dengan teman, sambil menikmati sebotol anggur?

Karena tempatnya yang begitu indah, banyak wisatawan yang datang ke Desa Shenkeng untuk berkunjung. Ini juga mendorong perkembangan ekonomi lokal, dan penduduk desa setempat juga sangat berterima kasih.

Jauh dari keramaian dan hiruk pikuk kota, dengan pemandangan pastoral. Mereka tinggal di tepi sungai, hidup di sawah, mendaki jalan pegunungan, dan merenovasi rumah tua seluas 200 meter persegi tersebut secara manual. Sekarang hanya kenyamanan dan alam yang akan mereka nikmati dalam hidup mereka.(lidya/yn)

Sumbe: funnews61

Video Rekomendasi:

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular