Sunday, December 5, 2021
HomeSERBA SERBIPenduduk Desa Tercengang Setelah Menemukan Katak Sebesar Bayi Manusia di Kepulauan Solomon

Penduduk Desa Tercengang Setelah Menemukan Katak Sebesar Bayi Manusia di Kepulauan Solomon

Erabaru.net. Penduduk desa di Kepulauan Solomon tercengang setelah menemukan seekor katak seukuran bayi manusia dengan berat hampir satu kilogram.

Rekaman menunjukkan amfibi – katak Cornufer guppyi – disandarkan di lutut penduduk desa setelah ditemukan di semak terdekat pada bulan April lalu.

Foto lain dari katak yang biasanya akan tumbuh hingga 25 cm – menunjukkan panjang penuh katak karena menutupi setengah tubuh anak dari kepala hingga kaki.

Pemilik pabrik kayu Jimmy Hugo, 35 tahun, sedang berburu babi hutan di pinggiran Honiara, Kepulauan Solomon, ketika dia menemukan amfibi yang sangat besar itu.

Jimmy berkata, : “Saya tidak percaya dengan apa yang saya lihat. Itu adalah katak terbesar yang pernah saya lihat dalam hidup saya. Ukurannya sama dengan bayi manusia.”

“Kami menyebutnya ‘ayam hutan’ karena beberapa desa tampaknya lebih menyukainya daripada ayam, tetapi mereka sangat sulit ditangkap.”

“Sepasang anjing telah menangkap katak ini dan bermain dengannya di semak-semak, begitulah cara saya mendapatkannya.”

“Kami akhirnya memakan katak ini karena dia memang sudah mati tapi mudah-mudahan kami akan melihatnya lagi lain kali dalam keadaan hidup dan kami akan memeliharanya. ”

Cornufer guppyi adalah salah satu katak terbesar di dunia dan ditemukan dari New Britain di Kepulauan Bismarck hingga Kepulauan Solomon.

Populasi spesies ini telah menurun dalam beberapa tahun terakhir sebagian besar karena penebangan dan pemukiman masyarakat yang meluas ke habitat alami mereka daripada perburuan untuk makanan.

Bahan kimia yang ditemukan dalam deterjen yang digunakan manusia untuk mencuci pakaian di aliran sungai terdekat dapat merusak kulit sensitif katak.

Katak terbesar di dunia dikenal sebagai katak Goliath. Mereka ditemukan di hutan hujan tropis Afrika tengah, di bagian barat daya Kamerun dan utara Guinea Ekuatorial.

Spesimen tersebut dapat tumbuh hingga panjang 32 sentimeter, dan berat hingga 3,25 kilogram. (lidya/yn)

Sumber: dailymail

Video Rekomendasi:

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments