fbpx
Thursday, December 9, 2021
HomeSTORYCERITA KEHIDUPANOrang Kaya Inggris Meninggalkan Kehidupan Mewahnya, Membawa Keluarganya untuk Tinggal di Sebuah...

Orang Kaya Inggris Meninggalkan Kehidupan Mewahnya, Membawa Keluarganya untuk Tinggal di Sebuah Rumah Tua di Pulau Terpencil Tanpa Listrik dan Pemanas

Erabaru.net. Banyak orang ingin melarikan diri dari kehidupan kota besar pada suatu saat dan pergi ke sebuah pedesaan yang sunyi untuk menjalani kehidupan yang nyaman.

Namun, kebanyakan orang hanya sekedar wacana dan tidak akan mempraktekkannya, karena mereka tidak dapat meninggalkan kenyamanan, dan kemudahan yang dimiliki kota-kota besar. Tapi keluarga ini berani melakukannya.

Menurut laporan dari “Daily Star” pada 18 mei, milioner Inggris Roc Sandford menggambarkan bagaimana dia melepaskan kehidupan mewahnya dalam film dokumenter “Go to Sleep” yang disiarkan di Channel W baru-baru ini.

Dia memilih pengalaman untuk tinggal di rumah tua yang ditinggalkan di pulau pribadi yang jauh dari jaringan listrik.

Dilaporkan bahwa Locke berasal dari London dan merupakan kerabat dari keluarga bankir Rothschild yang sangat kaya.

Pada tahun 1992, bangsawan itu telah membeli Pulau Gometra yang berusia 160 tahun seharga sekitar Rp 12 miliar .

Pulau Gometra terletak di lepas pantai barat laut Skotlandia, sangat jauh dari London, Inggris.

Locke menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. Dia menolak menyediakan listrik dan pemanas untuk rumah di pulau itu, dan dia bahkan tidak membeli hadiah Natal untuk anak-anaknya.

Dia hanya membungkus beberapa barang antik kecil yang diambil dari luar dengan koran dan memberikannya sebagai hadiah.

Di musim dingin, suhu di dalam rumah turun menjadi sekitar 2 derajat Celcius. Locke selalu memakai beberapa lapis pakaian untuk menahan hawa dingin, tapi dia tetap bertahan.

“Ini adalah tempat yang indah, saya menyukainya, dan saya sangat bahagia di sini, ” ujarnya.

Locke membawa presenter kondang Stacey Dooley untuk berkeliling di sekitar rumahnya, dia menjelaskan, : “Tidak ada sistem pemanas sentral di sini, jadi musim dingin akan sangat dingin, teh menjadi beku beberapa hari yang lalu, tetapi saya tetap bersemangat”.

Meskipun Locke merindukan kenyamanan memiliki mesin cuci, dia mengatur hidupnya dengan sangat baik sekarang, dan dia bahkan tidak keberatan makan makanan dari tempat sampah.

Dia memberi tahu The Sun bahwa ada banyak hal yang benar-benar bisa dimakan di tempat sampah. Jika seseorang membuang makanan-makanan lucu ini, seperti paprika atau pisang, dia akan dengan senang hati mengambilnya dan memakannya.

Locke adalah seorang vegetarian dan menanam sebagian besar makanannya, termasuk kubis Brussel, tomat, labu, dan tanaman salad.

Pejuang ekologi dan aktivis iklim ini telah memelihara sekitar 300 domba di pulau itu. Dia berharap pulau itu sepenuhnya bebas dari karbon dalam empat tahun ke depan.

Putri Locke, Blue, sangat dipengaruhi oleh filosofi hidup ayahnya, dan dia juga mendukung perlindungan ekologi, jadi dia disebut British Greta Thunberg oleh The Times.

Tapi Bru dengan rendah hati mengatakan: “Saya tidak suka dibandingkan. Ini bukan tentang Greta Thunberg, tapi tentang perubahan iklim.” (lidya/yn)

Sumber: funnews61

Video Rekomendasi:

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular