Sunday, December 5, 2021
HomeNEWSINTERNATIONALApartemen 12 Lantai di Tepi Laut Miami Runtuh, 99 Orang Mungkin Terkubur...

Apartemen 12 Lantai di Tepi Laut Miami Runtuh, 99 Orang Mungkin Terkubur Hidup-hidup

NTD

Sebuah apartemen 12 lantai  “baris pertama dengan pemandangan laut” di dekat pantai Miami di Florida, Amerika Serikat, tiba-tiba runtuh pada  Kamis (24/6/2021).  Insiden terjadi saat penghuninya dalam keadaan tertidur nyenyak. Kejadian tersebut menyebabkan setidaknya seorang meninggal dunia dan 99 orang hilang. Tim penyelamat mengisyaratkan dengan pesimis: “Hampir tidak ada tanda-tanda kehidupan di lokasi pencarian dan penyelamatan.”

Apartemen tersebut adalah “Champlain Towers South” dengan bangunan 12 lantai yang berusia 40 tahun di Kota Surfside dengan 136 tempat tinggal. Tidak ada rumah kosong dan setiap hunian ditempati. Karena lokasi pemandangan laut yang indah dan akses langsung ke pantai Atlantik  semua penghuninya adalah kelas menengah ke atas.

Bangunan tersebut runtuh tiba-tiba sekitar pukul 01.30 waktu setempat. Menurut rekaman video, Menara Chamberlain south tower runtuh dari poros tengah bangunan. Dalam prosesnya, hanya ada tanah, batu, pasir, yang berterbangan dan tidak ada ledakan, atau tanda-tanda serangan luar lainnya.

Setelah runtuh, bangunan asli berbentuk L siku kanan menjadi dua bagian. Bangunan 12 lantai di sisi timur laut hancur total. Rumah di sudut kanan di bagian tengah terbelah menjadi dua. Kamar, dekorasi, dan perabotan rusak, terkena atau menggantung dengan puing-puing bangunan.

Keterangan Foto ; Setelah runtuhnya sebagian “Champlain Towers South”, kamar, dekorasi, perabotan dan peralatan yang rusak diekspos atau digantung di udara dari puing-puing. (EVA MARIE UZCATEGUI/AFP via Getty Images)

Seorang warga yang cukup beruntung, berhasil melarikan diri dari rumah yang runtuh kepada Miami Herald mengatakan, dengan ketakutan penghuni yang masih bertahan di sisi timur gedung harus berjalan menuruni tangga dalam kegelapan. Gedung lantai dasar terhalang dan semua orang hanya bisa berjalan memutar, meminta bantuan dari pemadam kebakaran dari lantai dua untuk menyelamatkan diri. 

Setelah kejadian itu, aparat keamanan di kota Miami-Dade dikerahkan ke tempat kejadian untuk melakukan operasi penyelamatan. Lebih dari 50 orang yang selamat berhasil dievakuasi dan setidaknya 37 warga yang terperangkap berhasil diselamatkan. Akan tetapi mereka adalah yang berada di runtuhan bangunan lantai 12. Ada berapa banyak orang yang terkubur hidup-hidup di reruntuhan tersebut? masih belum belum diketahui secara pasti.

Menurut pejabat Departemen Pemadam Kebakaran kota Miami-Dade, insiden itu memengaruhi sekitar 55 apartemen. Namun, sejak jumlah orang yang tidak dapat dihubungi diumumkan pada pukul 14.00 pada hari itu, pihak berwenang belum menindaklanjuti jumlah tersebut.

Bangunan 12 lantai yang runtuh di Surfside ini memiliki pemandangan laut yang luar biasa indah dan akses langsung ke Pantai Atlantik yang keemasan. (Joe Raedle/Getty Images)

Direktur Departemen Kepolisian Miami-Dade, Freddy Ramirez, mengatakan mungkin ada banyak alasan hilangnya kontak. Mereka masih dalam tahap awal pencarian dan penyelamatan. Diketahui sebanyak 53 orang telah ditemukan dengan selamat. 

Menurut konsulat negara Amerika Latin, setidaknya 18 warga negara asing diketahui hilang, termasuk 3 warga Uruguay, 9 warga Argentina, dan 6 warga Paraguay.

NBC News melaporkan bahwa Sophia López Moreira, saudara perempuan ibu negara Paraguay, juga ada dalam daftar kontak yang hilang.

Nicolas Fernandez, seorang warga Argentina berusia 29 tahun, sekarang tinggal di Miami. Temannya bermalam di rumahnya di gedung yang runtuh. Sejak kejadian itu, belum ada kabar dari temannya.

Fernandez berkata: “Satu sisi bangunan runtuh dan hilang. Saya tidak tahu kondisi mereka, apakah mereka masih hidup?”

Pasti Masih Ada Orang di Reruntuhan !

Pada pukul 11:30 tengah malam pada tanggal 24 Juni, setelah 22 jam kejadian, media dari gubernur Florida hingga tim SAR dan Miami Herald melaporkan  “benar-benar pesimis.” Pasalnya, peralatan pencarian dan penyelamatan sudah dikerahkan termasuk anjing pencari dan penyelamat, detektor kehidupan sonar, atau pencitraan inframerah, akan tetapi “tidak menemukan ada tanda-tanda orang yang selamat.”

Tim SAR mengatakan kepada Wall Street Journal: Meskipun mesin pencari selalu dapat mendengar “diduga suara ketukan dan pemukulan ” di reruntuhan yang runtuh, saluran pipa di lokasi kecelakaan itu rumit dan banyak kebakaran kecil terjadi setelah bencana. Oleh sebab itu apakah masih ada yang terjebak yang masih hidup atau tidak? Kami benar-benar tidak bisa optimis tentang hal itu.”

 

Raysa Rodriguez, seorang warga yang tinggal di lantai 9 Gedung tersebut mengatakan kepada The Wall Street Journal berkata : “Setelah bangunan itu runtuh, dipenuhi dengan kabut hitam. Saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya hanya mendengar suara seorang wanita yang menangis dalam kegelapan dan berteriak, “Tolong selamatkan aku! Tolong jangan tinggalkan aku sendiri.” Akan tetapi, warga itu tidak bisa menemukan lokasi dan sumber dari suara seorang gadis yang menangis dalam kekacauan itu.

Petugas Pemadam Kebakaran Miami-Dade dan K-9 melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan di gedung kondominium Champlain Towers South 12 lantai yang sebagian runtuh pada 24 Juni 2021 di Surfside, Florida.(Foto oleh Joe Raedle/Getty Images)

Ia juga menambahkan : “Dalam proses melarikan diri, kami mendengar banyak orang berteriak minta tolong di reruntuhan!”

Penduduk lain yang selamat adalah Marian Lopez kepada Miami Herald: “Pasti masih ada orang di bawah sana, dan harus ada penyelamatan di sana!”

Pada 24 Juni 2021, setelah “Chamberlain Tower South Building” dari sebuah bangunan 12 lantai di Surfside, utara Miami Beach, sebagian runtuh, personel pencarian dan penyelamatan mengeluarkan jenazah dari puing-puing. (CHANDAN KHANNA/AFP via Getty Images)

Dapat dipahami bahwa hotline darurat Pemerintah kota Miami-Dade sejauh ini telah menerima setidaknya 700 laporan tentang warga Chamberlain Tower yang hilang. Penduduk dan kerabat yang cemas dan patah semangat  berkumpul di sekitar lokasi kejadian. Mereka semua berharap pencarian dapat dilakukan dan agar petugas mencari “anggota keluarga mereka yang hilang di dalam gedung.”

Bangunan Deretan Pertama dengan Pemandangan Laut, Penyebab Runtuhnya Tak Diketahui

Wali Kota Surfside, Charles Burkett berkata : “Kami benar-benar tidak tahu apa yang terjadi. Semua catatan dan laporan warga tentang gedung ini normal. Pasti ada sesuatu yang aneh di dalamnya dan kami tidak tahu harus berbuat apa untuk menemukannya.”

Pada 24 Juni 2021, setelah “Chamberlain Tower South Building” dari sebuah bangunan 12 lantai di Surfside, utara Miami Beach, sebagian runtuh, personel pencarian dan penyelamatan mengeluarkan jenazah dari puing-puing. (CHANDAN KHANNA/AFP via Getty Images)

Ia mengatakan, bangunan Amerika Serikat tidak akan runtuh begitu misterius-semua yang terjadi benar-benar tidak masuk akal!”

Ketika “tak diketahui penyebab keruntuhan” membuat warga yang tinggal di bangunan pantai Florida khawatir, dikarenakan daerah pesisir Florida di mana tempat tamasya, pariwisata, para pensiun adalah sumber ekonomi utama lokal , ada di mana-mana  aparteman seperti Chamberlain , tempat “pemandangan laut baris pertama.”  Bahkan terdapat bangunan yang lebih tua dari Chamberlain Tower,  yang mana setara dengan “semua bangunan pantai lainnya…berpotensi runtuh tanpa peringatan.” (hui)

 

 

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments