Monday, December 6, 2021
HomeSERBA SERBISeorang Pengemudi Memberikan Sebotol Air Minum kepada Unta yang Pingsan di Jalan...

Seorang Pengemudi Memberikan Sebotol Air Minum kepada Unta yang Pingsan di Jalan Karena Kepanasan

Erabaru.net. Dengan iklim global yang tidak normal, suhu ekstrem telah muncul di banyak negara! Salah satunya adalah di Aljazair, negara Afrika Utara, yang baru-baru ini dilanda gelombang panas.

Cuaca yang sangat panas tidak hanya manusia yang terdampak, tetapi bahkan bagi hewan yang telah tinggal di sana selama bertahun-tahun.

Beberapa waktu lalu, ketika seorang pengemudi truk sedang mengemudi di jalan gurun, dia menemukan seekor unta yang berbaring di jalan karena cuaca yang panas, melihat itu, dia pun bergegas turun dari truk untuk membantu.

Menurut laporan media, sebuah video menjadi viral di forum Reddit dan telah menarik perhatian banyak netizen.

Dalam klip itu, seorang pria sedang mengemudi di sebuah jalan di Gurun Sahara di Aljazair dan kala itu, suhunya sudah mencapai 60 derajat Celcius.

Di tengah perjalanan, dia melihat seekor unta di pinggir jalan yang diduga pingsan karena terik matahari yang sangat panas.

Pria itu buru-buru turun dan membawakan sebotol air untuk menyelamatkannya, unta itu mengangkat kepalanya dan langsung meminum air yang diberikan oleh pengemudi, dan meminum semua air dalam dua atau tiga tegukan

Setelah video tersebut dibagikan di Internet, banyak netizen yang merasa kasihan ketika melihatnya, dan meninggalkan komentarnya.

“Bahkan hewan yang biasanya bertahan hidup di iklim ekstrim pun akan jatuh. Ini benar-benar bukan pertanda baik.”

“Ini benar-benar memilukan. Saya merasa tertekan.”

“Dia mengalami dehidrasi.”

“Sebotol air ini sepertinya tidak cukup untuknya.”

Namun, beberapa netizen berkomentar bahwa suhu yang disebutkan oleh pengemudi agak berlebihan karena suhu di gurun biasanya sekitar 50 derajat Celcius.

Unta adalah dua spesies hewan berkuku genap dari genus Camelus (satu berpunuk tunggal – Camelus dromedarius, satu lagi berpunuk ganda – Camelus bactrianus) yang hidup ditemukan di wilayah kering dan gurun di Asia dan Afrika Utara.

Mereka dapat bertahan hidup di lingkungan alam yang keras seperti gurun seperti panas dan dingin yang ekstrim tanpa air minum untuk waktu yang lama. Namun, unta dalam video itu sepertinya sudah tidak tahan dengan panasnya matahari sehingga dia berbaring di pinggir jalan, yang menunjukkan dampak serius pada suhu cuaca belakangan ini yang ekstrim tinggi.(lidya/yn)

Sumber: pets.ettoday

Video Rekomendasi:

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular