Sunday, December 5, 2021
HomeSTORYCERITA INSPIRASISeorang TKW dari Indonesia di Taiwan Ini Saat Kontraknya Berakhir Memutuskan untuk...

Seorang TKW dari Indonesia di Taiwan Ini Saat Kontraknya Berakhir Memutuskan untuk Menyumbangkan 1/3 dari Gajinya Sebulan untuk Badan Amal di Taiwan

Erabaru.net. Dalam masyarakat yang acuh tak acuh ini, banyak orang selalu mengeluh dan tidak pernah dapat membantu orang lain apalagi jika berhubungan dengan uang. Tapi nyatanya, selama kita punya niat, kita dapat membantu orang lain walaupun uang kita tidak seberapa.

Nuraeni, 24 tahun, seorang wanita pekerja migran di Taiwan asal Indonesia, dia telah bekerja di Taiwan selama 3 tahun dan menjelang hari di mana dia akan kembali ke kampung halamannya, berinisiatif untuk menyumbangkan 1/3 gajinya sebulan kepada anak-anak miskin!

Menurut “Berita Sanli”, Nuraeni sudah ditinggal ayahnya saat usianya masih belia dan sebagai anak tertua dari keluarganya, demi membantu ibunya menghidupi ketiga adiknya, dia menjadi TKW di Taiwan sebagai pengasuh. Hidupnya sangat hemat agar dapat mengirim uang ke keluarganya.

Saat kontraknya berakhir dan menjelang kepulangan ke Indonesia dia meminta majikannya membantunya untuk menyumbangkan 1/3 gajinya (5000 yuan) yang terakhir kepada anak-anak miskin yang membutuhkan.

Sebelum pergi, dia mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin dia lakukan, yaitu membantu anak-anak dan keluarga seperti dia.

Majikannya kemudian membawa Nuraeni ke Pusat Dukungan Keluarga Changhua untuk memberikan uang sumbangannya.

Nuraeni dengan gembira mengatakan,: “Saya juga berasal dari keluarga miskin. Saya tahu kesedihan anak-anak dari keluarga miskin, jadi saya ingin membantu.”

Wang Zhenguang, Direktur Dukungan Keluarga di Changhua, mengatakan bahwa ketika melihat Nuraeni, mereka pikir dia hendak mengajukan subsidi.

“Saya melihat tubuh kecilnya, berdiri dalam posisi donatur. Dalam 30 tahun pelayanan saya, saya baru menemukan seorang migran yang hendak berdonasi, sangat menakjubkan,” katanya.

Gaji Nuraeni hanya 17.000 yuan sebulan, setelah dikurangi beberapa biaya dan tiket pesawat, tidak banyak yang tersisa,

tapi dia bersedia membuat keputusan untuk berdonasi dan menjaga cintanya di Taiwan.

“Ketika saya di kampung halaman, saya juga akan mengambil uang untuk membantu, meskipun hidup saya Sulit, tetapi saya masih membantu orang lain seperti ini. Saya sangat menyukainya,” ujar Nuraeni.

Berapapun donasinya, niat baiknya sangat layak untuk dipuji ! (lidya/yn)

Sumber: happy

Video Rekomendasi:

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular