fbpx
Thursday, December 9, 2021
HomeSTORYCERITA KEHIDUPANPria Tua Anggota Penari Zumba Tidak Senang Anak-anak Menggunakan Lapangan untuk Bermain...

Pria Tua Anggota Penari Zumba Tidak Senang Anak-anak Menggunakan Lapangan untuk Bermain Bola Basket, Dia Lalu Menggunakan Buldoser untuk Membengkokkan Ring Basket

Erabaru.net. Beberapa waktu yang lalu, banyak orang tua yang melakukan tarian zumba dari waktu ke waktu di sebuah lapangan bola basket, yang membuat banyak anak “menonton tarian sambil menghela napas”.

Baru-baru ini, beberapa netizen mengabarkan bahwa di sebuah komunitas di Luliang, Shanxi, Tiongkok, beberapa orang tua melihat anak-anak sedang bermain di lapangan basket dan membuat mereka tidak dapat menari zumba di lapangan, sehingga mereka mengambil buldoser untuk membengkokkan ring bola basket.

Dari video yang diunggah oleh warganet, terlihat lapangan basket yang tidak luas dan terletak di tengah kediaman masyarakat setempat. Para orang tua sepertinya menganggap bahwa lapangan tersebut hanya untuk mereka. Ketika mereka melihat anak-anak bermain bola basket, para orang tua itu menjadi tidak senang dan mereka mencoba merebut lapangan itu.

Saat itu, ada beberapa orang anak sedang bermain basket, saat melihat seorang kakek datang dengan buldoser, mereka tidak punya pilihan selain menyingkir dan menonton dari kejauhan.

Mereka mengarahkan moncong buldoser ke arah ring basket untuk mencoba membengkokkan tapi tidak berhasil, jadi salah seorang dari mereka berdiri di atas moncong buldoser kemudian membengkokkan ring basket.

Anak-anak yang melihatnya hanya bisa berteriak: “Ring bola basket sudah tiada.” Mereka kemudian meninggalkan lapangan dengan rasa kecewa.

Setelah video itu diunggah ke Internet, netizen sangat marah dengan tindakan para orang tua itu.

Seorang netizen berkata: “Menari dengan musik kencang saja sudah mengganggu warga lain, apalagi sekarang sampai mengusir anak-anak. Lapangan basket untuk bermain, bukan untuk menari !”

Bagi orang tua, menari zumba dapat membuat mereka bahagia di satu sisi dan membuat mereka lebih baik di sisi lain, tetapi sangat tidak pantas untuk mengabaikan kebahagiaan anak-anak. Apa pendapat Anda tentang hal ini? (lidya/yn)

Sumber: sohu

Video Rekomendasi:

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular