fbpx
Thursday, December 9, 2021
HomeNEWSINTERNATIONALTembakan di Bandara Internasional Kabul Akan Menyoroti Tindakan Nyata Taliban

Tembakan di Bandara Internasional Kabul Akan Menyoroti Tindakan Nyata Taliban

Taliban di Afghanistan menembaki orang-orang di bandara Kabul pada Rabu 18 Agustus, setelah melepaskan sinyal ringan pada Selasa 17 Agustus. Perserikatan Bangsa-Bangsa, Amerika Serikat, Inggris, dan negara-negara lain telah mengindikasikan bahwa mereka akan terus mengamati tindakan nyata Taliban. Jerman dan Uni Eropa telah menyatakan keinginan mereka untuk menghindari bencana kemanusiaan

 Bi Xinci dan Yuwei –  NTD

Dalam berita terbaru, pada Rabu 18 Agustus, Taliban melepaskan tembakan di dekat tempat berkumpulnya warga sipil di bandara  Kabul, ibu kota Afghanistan.

Taliban baru saja berjanji, sehari sebelumnya bahwa mereka akan memberikan jalan yang aman di bandara.

Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, Jake Sullivan menuturkan : “Taliban memberi tahu kami bahwa mereka siap memberi warga sipil jalan yang aman ke bandara, dan kami bermaksud untuk membiarkan mereka menepati janji ini.”

Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada Selasa 17 Agustus, bahwa mereka telah menyelesaikan evakuasi personel kedutaan dan akan terus membantu warga dan sekutu dalam evakuasi.

Departemen Luar Negeri AS juga mengatakan bahwa, jumlah orang Amerika yang dievakuasi dari Afghanistan dapat mencapai hingga 9.000 orang per hari.

Pada  Rabu 18 agustus, Perdana Menteri Inggris Johnson menyatakan bahwa dia akan mengevaluasi rezim berdasarkan tindakan nyata Taliban.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson berkata : “Kami akan menilai rezim ini berdasarkan pilihan dan tindakan (Taliban) yang dibuat, bukan kata-katanya, berdasarkan aksesnya ke terorisme, kejahatan dan Narkoba, dan akses hak asasi kemanusiaan.”

Kepala Staf Pertahanan Inggris, Nick Carter mengatakan bahwa ruang harus dibiarkan bagi Taliban untuk membentuk pemerintahan baru di Afghanistan.

Dia juga mengatakan bahwa,  mantan Presiden Afghanistan Karzai akan bertemu dengan Taliban.

Kanselir Jerman, Angela Merkel mengatakan dia sedang berbicara dengan Perdana Menteri Pakistan dan badan pengungsi PBB, untuk membahas bagaimana menyelesaikan krisis pengungsi Afghanistan.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan : “Kita perlu melihat apa yang sebenarnya terjadi, kita perlu melihat tindakan nyata dalam menepati janji kita.”

PBB mengatakan bahwa mereka perlu mengamati apakah Taliban menepati janji mereka.

Uni Eropa menyatakan bahwa, karena kemenangan Taliban, UE akan berbicara dengannya terlepas dari apakah organisasi itu berkuasa di masa depan, untuk menghindari bencana kemanusiaan.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell berkata : “Saya tidak mengatakan bahwa kita akan mengakui Taliban, saya hanya mengatakan bahwa kita harus berkomunikasi dengan mereka, bahkan untuk melindungi perempuan dan anak-anak.”

Selain itu, Komunis Tiongkok mengatakan pada Rabu 18 Agustus bahwa mereka akan terus mendukung “rekonstruksi damai” Afghanistan. Komunis Tiongkok dan Taliban telah melakukan kontak, tetapi mereka belum mengakui kepemimpinan mereka di Afghanistan.  (Hui)

 

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular