fbpx
Tuesday, December 7, 2021
HomeTECHNEWSDia Merancang Toilet yang Mengubah Kotoran Manusia Menjadi Bahan Bakar Hijau

Dia Merancang Toilet yang Mengubah Kotoran Manusia Menjadi Bahan Bakar Hijau

Erabaru.net. Seorang profesor menciptakan toilet yang mampu mengubah kotoran menjadi biogas, bahan bakar yang dihasilkan secara alami. Penciptaannya adalah kontribusi besar bagi lingkungan.

Cara konsumen sering menggunakan sumber daya alam saat ini menghasilkan sejumlah besar kotoran manusia, yang memenuhi tempat pembuangan sampah lokal. Oleh karena itu seorang ilmuwan yang peduli merancang toilet pembangkit biogas.

Seperti yang kita semua tahu, ini bukan masalah satu negara, tetapi ancaman bagi manusia dan lingkungan di seluruh dunia. Untuk menghadapi krisis, Cho Jae-weon, seorang ilmuwan Korea, maju dengan penemuan baru.

Itu adalah alat yang diberi nama oleh profesor Asia itu sendiri dengan nama BeeVi, toilet yang mampu mengubah kotoran alami tubuh manusia menjadi biogas. Bersama-sama, mereka akan mampu menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk memenuhi persyaratan layanan gas seluruh bangunan.

Penemuan baru Jae-won, seorang profesor di Institut Sains dan Teknologi Ulsan, di Korea Selatan, juga dilengkapi dengan pompa vakum yang mengalirkan limbah ke tangki yang terletak di bawah tanah. Ini adalah cara yang sangat kreatif dan menarik untuk menggunakan kembali kotoran manusia.

“Ini adalah Cho Jae-won, ilmuwan dari Institut Sains dan Teknologi Nasional Ulsan (UNIST), yang bertanggung jawab atas penemuan ini yang bertujuan untuk memanfaatkan kotoran manusia dengan cara yang sangat baru,” tulis keterangan foto tersebut.

Proses transformasi sampah organik adalah sebagai berikut: setelah sampah ditampung di tangki, mikroorganisme mengubahnya menjadi gas metana secara alami.

Produk gas tersebut kemudian diubah menjadi energi yang dapat digunakan untuk memasak di atas kompor gas, atau memasak makanan apa pun dalam ketel berisi air panas.

Menurut hasil penelitian proyek yang dilakukan oleh Cho, satu individu menghasilkan rata-rata 500 gram kotoran per hari. Kini, berkat toilet pintar ini, angka tersebut bisa diubah menjadi gas metana, bahkan mampu menggerakkan mobil sejauh 1,2 kilometer.

“Jika kita berpikir di luar kotak, kotoran manusia memiliki nilai yang sangat berharga untuk menghasilkan energi. Saya telah menempatkan nilai ini dalam sirkulasi ekologis,” ujar ilmuwan Korea Selatan itu.

Mengubah kotoran manusia menjadi bentuk energi yang berguna telah memecahkan dua masalah penting: mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, yang meninggalkan jejak karbon yang besar, serta ukuran tempat pembuangan sampah.

Di tempat lain, upaya besar juga telah dilakukan untuk membuat energi lebih berkelanjutan. Menurut beberapa catatan, setidaknya 10 persen dari permintaan bensin di Amerika dipenuhi dengan jagung.

Di sisi lain, hampir 468 juta metrik ton sampah yang disimpan di Amerika Utara digunakan untuk memproduksi 47 miliar liter etanol. Selain itu, plastik, kayu, tekstil dan limbah lainnya, seperti di Korea, digasifikasi dengan air dan katalis untuk penggunaan kimia.(yn)

Sumber: viralistas

Video Rekomendasi:

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular