Benteng Batu yang Misterius di Xinjiang Berusia 2160 Tahun

Erabaru.net. Xinjiang yang nama lengkapnya Daerah Otonomi Uighur Xinjiang merupakan sebuah provinsi yang terletak di bagian barat laut daratan Tiongkok. Selain wilayahnya luas, pemandangannya indah, Xinjiang juga kaya akan sumber daya alam. Tidak hanya itu, Xinjiang juga memiliki budaya Barat yang misterius.

Pada tahun 139 SM, Zhang Qian, seorang pejabat dan diplomat yang menjabat sebagai duta kekaisaran menerima perintah Kaisar Wu dari Dinasti Han untuk melakukan perjalanan ke Wilayah Barat.

Ia kemudian berhasil membuka jalan Tiongkok ke Eurasia, sehingga Xinjiang menjadi simpul terpenting di Jalur Sutra, banyak stasiun pos didirikan untuk generasi mendatang.

Banyak monumen telah ditinggalkan. Dan Tashkurgan yang berarti benteng batu yang kita bahas saat ini adalah salah satu dari peninggalan yang paling spektakuler dan misterius. Tidak hanya sisa-sisa peradaban kuno Wilayah Barat, tetapi juga menjadi saksi sejarah dari Jalur Sutra.

Benteng Batu ini terletak di sebelah timur Pegunungan Pamir, sebelah barat Cekungan Tarim, dan sebelah utara Pegunungan Karakoram. Terletak di daerah yang menonjol dari sebuah bukit yang panjangnya sekitar 10 kilometer di utara Daerah Otonomi Tashkurgan Tajik di Kashgar, Xinjiang. Dengan ketinggian melebih 3.700 meter dari permukaan laut.

Pada zaman kuno, wilayah ini dikenal sebagai Khabandha. Khabandha merupakan salah satu dari 36 kerajaan yang berkuasa di Wilayah Barat. Setelah penelitian tekstual oleh ahli arkeologi, letak benteng batu ini dikonfirmasi adalah ibu kota Kerajaan Khabandha.

Dari peta akan terlihat bahwa Daerah Otonomi Tashkurgan Tajik berada di wilayah paling barat dari daratan Tiongkok, berbatasan dengan Pakistan, Afghanistan dan Tajikistan. Di sana terdapat jalan raya internasional tertinggi di dunia.

Seiring dengan selesainya pembangunan Jalan Persahabatan Tiongkok – Pakistan, kota kuno misterius di dataran tinggi ini secara bertahap kembali menarik perhatian orang, menjadi objek wisata dunia setelah lebih dari 2.000 tahun berlalu.

Ketika Anda berjalan di Benteng Batu berusia hampir 2160 tahun ini, Anda mungkin dibuat kagum oleh tembok bentengnya yang mengelilingi sepanjang lebih dari 1.300 meter, fondasi batu, dan dinding yang terbuat dari tanah dan batu.

Dalam tembok terdapat lebih dari 40 lokasi yang tampaknya adalah bekas tempat pos penjagaan, panggung untuk artileri, wastu, biara dan sebagainya.

Sebagai salah satu dari tiga kastil batu yang tersisa di Tiongkok, Tashkurgan masih bisa secara samar-samar memperlihatkan kepada pengunjung kemakmuran yang terjadi dua ribu tahun lebih, ini adalah bagian dari sejarah Tiongkok yang tidak terhapuskan, juga merupakan rumah harta karun penting untuk mempelajari budaya Wilayah Barat.

Saat ini, Benteng Batu yang terletak di Pegunungan Pamir sudah menjadi objek wisata penting yang menarik minat wisatawan dari manca negara untuk datang berkunjung.(yn)

Sumber: aboluowang