Saturday, January 22, 2022
HomeSEHATNEWSBagaimana dengan Fungsi Ginjal Kita, Jika Banyak Minum Air Menyebabkan Sering ke...

Bagaimana dengan Fungsi Ginjal Kita, Jika Banyak Minum Air Menyebabkan Sering ke Toilet ?

Erabaru.net. Kita semua tahu bahwa banyak minum air baik untuk kesehatan. Minum air dapat mengisi kembali kadar air yang sangat dibutuhkan tubuh, terutama di musim panas, ketika terjadi peningkatan penguapan kadar air dari tubuh kita melalui kulit, minum air sesering mungkin adalah suatu yang baik.

Namun, banyak juga orang yang tidak ingin minum banyak air dengan alasan akan banyak buang air kecil, capek terus mondar mandir ke toilet.

(Foto: Unsplash)

Baik atau buruk fungsi ginjal kita kalau banyak minum air menyebabkan sering ke toilet ??

Ada yang mengatakan bahwa membuang limbah tubuh tepat waktu adalah baik. Tetapi yang lainnya mengatakan bahwa jangan-jangan fungsi daur ulang ginjalnya sudah tidak normal ?

Sesungguhnya, banyak minum air banyak urin itu terutama karena 3 kondisi berikut :

Pertama, dalam kondisi fisiologis tidak bermasalah alias normal, produksi urin bertambah banyak lantaran banyak minum air itu adalah hal normal.

Jika kita banyak minum air, tetapi urinnya menjadi sangat sedikit, atau bahkan anuria, itu menandakan keseriusan tubuh kekurangan kadar air alias dehidrasi berat.

(Foto: Unsplash)

Kedua, manifestasi yang paling umum dari peradangan yang terjadi pada sistem perkemihan kita seperti ginjal, ureter, dan kandung kemih adalah sering buang air kecil.

Fenomena ‘pingin kencing setelah minum air’ akan semakin jelas muncul pada orang yang mengalami peradangan pada sistem perkemihan. Jika ditambah lagi dengan rasa sangat kebelet pipis dan atau nyeri saat buang air kecil, maka waspadalah terhadap infeksi saluran kemih.

Ketiga, sering menahan buang air kecil. Banyak orang memiliki kebiasaan buruk yakni menahan buang air kecil dalam waktu lama. Keadaan ini dapat menyebabkan kerusakan besar pada sistem perkemihan.

Kita semua tahu bahwa ada banyak bakteri dalam urin. Jika ekskresi urin ditunda-tunda, makan dapat menyebabkan retensi urin yang akan memberi kesempatan kepada bakteri untuk berkembang biak.

Jika ada terlalu banyak urin dalam kandung kemih, itu juga dapat menyebabkan urine mengalir kembali ke ginjal dan membuat peradangan ginjal.

Seiring panjangnya kebiasaan tersebut juga bisa menyebabkan kegagalan fungsi kandung kemih. Akibat dari kondisi ini juga bisa membuat rasa ingin kencing setelah yang bersangkutan habis minum air.

Namun, yang paling banyak dari ketiga kondisi di atas adalah yang pertama, jika banyak minum menyebabkan banyak urin itu adalah hal yang alami, apalagi tidak terlihat adanya perubahan pada warna urine atau muncul bau yang tidak normal, tidak merasa sangat kebelet kencing dan atau sakit waktu buang air kecil, maka kita tidak perlu risau.

Jika Anda masih kurang paham, Anda dapat pergi ke rumah sakit untuk melakukan urinalisis rutin, biayanya tidak mahal, dan biasanya hasilnya sudah dapat diambil dalam waktu tidak lama.(sin/yn)

Sumber: aboluowang

 

 

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

TERBARU

CERITA KEHIDUPAN