Epidemi Melanda Beijing, Banyak Tempat Panik Hingga Ratusan Orang Dikarantina

Pada 26 Oktober 2021, di Beijing, Tiongkok, warga mengantre untuk menjalani tes COVID-19 (NOEL CELIS/AFP via Getty Images)

 Haiying dan Pan Qi – NTD News Weekly

Epidemi virus Komunis Tiongkok (COVID-19) masih terus mengamuk di seluruh dunia. Di daratan Tiongkok, epidemi telah mencapai Beijing sehingga menyebabkan kepanikan di banyak tempat. Bahkan, ratusan orang  dikarantina secara paksa. 

Gelombang baru wabah di daratan Tiongkok kini telah menyebar ke 16 provinsi. Saat ini, ada 20 daerah berisiko sedang hingga tinggi di seluruh negeri, yang terletak di Beijing dan Mongolia Dalam.

Pada Jumat (29/10) Beijing menambahkan dua kasus yang dikonfirmasi.  Pasalnya, salah satu dari mereka telah mengambil foto pernikahan di Hotel Beijing dalam seminggu terakhir. Pihak berwenang segera membatalkan semua jamuan pernikahan yang digelar di hotel-hotel  zona utama. 

Karena sistem pemantauan epidemi pemerintah komunis Tiongkok yang tidak transparan, sehingga data aktual perlu diverifikasi lebih lanjut.

Menurut Tim Pencegahan dan Pengendalian Epidemi Beijing, salah satu pasien yang didiagnosis pada Jumat (29/10) adalah seorang fotografer profesional. Dia pergi ke beijing international convention center dengan naik kereta bawah tanah pada 23 dan 24  Oktober  untuk fotografi pernikahan.

Pihak berwenang Beijing mengumumkan,  mulai sekarang, semua hotel akan menangguhkan penerimaan reservasi jamuan pernikahan. Daerah perkotaan utama seperti Dongcheng dan Xicheng akan berhenti menggelar jamuan pernikahan. Untuk jamuan pernikahan yang sudah dipesan di wilayah lain, tindakan pencegahan epidemi juga harus diterapkan secara ketat dan kehadiran orang-orang dikontrol dengan ketat.

Baru-baru ini, teater besar dan tempat pertunjukan di Beijing juga berturut-turut mengeluarkan pengumuman tentang pembatalan atau penangguhan pertunjukan dan kegiatan.

Menurut Pertemuan Pengujian dan Vaksinasi Asam Nukleat dari Sistem Pendidikan di Distrik Haidian Beijing, mulai 1 November, semua siswa sekolah dasar dan menengah di distrik tersebut akan menjalani pengujian asam nukleat sebelum Tahun Baru dan liburan musim dingin. Termasuk, siswa sekolah dan anak TK (di atas tiga tahun) juga akan divaksinasi.

Menurut media lokal di Hebei, Kamis (28/10) sore, Kota Cangzhou, Provinsi Hebei dan Kota Jinan, Provinsi Shandong, keduanya menerima laporan dari departemen perkeretaapian bahwa dalam kereta menuju Beijing, ada  awak kereta yang memiliki kontak erat dengan kasus yang dikonfirmasi. Administrasi Kereta Api Beijing mengharuskan kereta yang terlibat untuk segera berhenti di tempat untuk  personil terkait. Saat ini, setidaknya 346 orang di dua kereta dikirim ke  isolasi terpusat.

Heilongjiang juga menangguhkan tur kelompok antar provinsi dan layanan kereta wisata khusus. Selain itu, infeksi komunitas merebak di Kota Heihe. Sehingga kode kesehatan warga Heihe terpaksa diubah menjadi “kode kuning” dan perjalanan dibatasi.