Bos Wanita Berusia 38 Tahun Jatuh Cinta dengan Karyawannya, 3 Bulan Kemudian Bos Menangis dalam Kekecewaan : “Semuanya Sia-sia”

Erabaru.net. Banyak orang akan merasa rendah diri dalam menghadapi persoalan cinta terutama saat orang yang mereka sukai ada di sekitarnya. Seringkali, mereka tidak memiliki keberanian untuk mengatakan sepatah kata pun. Mereka suka berpura-pura seolah mereka tidak menyukainya walau sebenarnya mereka sangat bahagia berada di dekatnya.

Mereka merasa bahwa segala sesuatu tentang orang yang mereka sukai begitu baik, mereka merasa bahwa mereka tidak pantas untuknya.

Mereka hanya bisa diam dan memendam rasa cintanya, perasaan seperti ini memang menyakitkan. Mereka takut untuk mengungkapkan, karena takut cintanya akan ditolak, sehingga kebanyakan dari mereka rela menyimpan perasaan cintanya itu di dalam hati mereka.

Liu, 38 tahun, adalah wanita yang kuat, bagi dia, dia adalah sosok wanita yang sangat sibuk dengan karirnya.

Dia mendirikan perusahaannya sendiri di usia muda, memiliki banyak karyawan, dan perusahaannya semakin baik.

Dia tidak pernah memikirkan hal-hal seperti cinta dan pernikahan sebelumnya. Pikirannya adalah tentang pekerjaan.

Dia juga merasa bahwa dia sepertinya tidak mendambakan cinta, sampai akhirnya takdir berkata lain.

Seiring berkembangnya perusahaannya, semakin banyak karyawan datang untuk melamar pekerjaan.

Dia juga melakukan wawancara karyawan secara langsung.

Dalam salah satu wawancara, dia bertemu dengan seorang pekerja paruh waktu yang melamar untuk pekerjaan itu.

Selama wawancara, percakapannya berjalan dengan baik. Dari segi penampilan, pria itu tidak bisa menghilang dalam pikiran Liu untuk waktu yang lama, dan dia merasakan percikan cinta.

Pria itu juga tidak pernah mengecewakan, yang mana membuat bos wanita semakin jatuh cinta pada pria tersebut.

Setelah itu, pakaian Liu yang sebelumnya selalu lebih dewasa dan rapi secara bertahap berubah menjadi tampilan yang seksi dan glamor. Dia mulai memperhatikan riasan wajahnya, membeli kosmetik dan parfum, dan mulai bekerja setiap hari.

Liu juga beberapa kali meliriknya, memberikan instruksi tentang pekerjaannya, dan menggunakan berbagai alasan agar pria itu datang ke ruangannya untuk membicarakan berbagai hal. Dan begitu pria itu memiliki beberapa prestasi, dia akan mempromosikannya dan membuatnya lebih dekat dengannya.

Liu dan pria itu mulai mengenal satu sama lain secara bertahap. Liu tahu bahwa usianya sedikit lebih tua dari pria itu, jadi dia tidak berani menyatakan perasaannya.

Dia terlahir sebagai wanita yang kuat dengan harga diri yang kuat. Jika dia ditolak, dia akan merasa sangat tertekan.

Dia pun memutuskan untuk hanya berkomunikasi, tetapi Liu sering pergi ke rumah pria itu untuk membantunya melakukan berbagai hal yang mana membuat pria itu sangat tidak nyaman.

Setelah 3 bulan, pria itu berhasil menempati posisi supervisor.

Tetapi pria itu tidak tahan lagi dengan sikap Liu dan banyak orang di perusahaan mulai bergosip, jadi dia mengatakan kepada Liu untuk berhenti melakukan semua ini.

Bos wanita merasa sedih awalnya, akhirnya dia mengumpulkan keberanian untuk mengungkapkan perasaannya bahwa dia sebenarnya sangat menyukainya dan berharap bisa memiliki hubungan serius dengannya

Pria muda itu pun terkejut mendengar hal ini. Dia memikirkannya sebentar dan menolak bos wanita itu. Dia berkata : “Perbedaan usia kita terlalu besar, dan keluarga saya tidak akan setuju. Apalagi saya hanya menganggap Anda seperti kakak perempuan, jadi tidak mungkin memiliki perasaan lebih untuk Anda.”

Mendengar jawaban pria itu, Liu merasa sangat terpukul.

Liu menangis menahan perasaan sakit dan pahit: “Saya pikir dia memiliki perasaan untukku selama ini, semuanya sia-sia!”(lidya/yn)

Sumber: ezvivi2