Ibu Mertua Menjelek-jelekan Menantu Perempuannya dan Menghasut Putranya untuk Bercerai, Saat Bertemu dengan Mantan Menantunya Dia pun Menyesal

Erabaru.net. 3 tahun yang lalu, ketika putranya membawa istri yang berasal dari desa, Li Guihua sangat marah, karena dia sudah memiliki kandidat yang cocok untuk putranya, dan itu adalah Xiaomin, putri tetangganya yang baru kembali dari belajar di luar negeri, menjabat sebagai eksekutif senior di bank dan merupakan salah satu yang terbaik di komunitasnya.

Apalagi, gadis ini pernah menyukai putranya saat mereka masih duduk di bangku SMP, bahkan dia sempat menulis surat cinta untuk putranya yang akhirnya menjadi sebuah lelucon.

Namun, saat ini Li Guihua sangat marah karena putranya dengan diam-diam telah menikah dengan gadis desa. Sejak itu, dia tidak pernah memandang menantu perempuan.

Meskipun, menantu perempuannya memiliki kepribadian yang lembut dan jujur, namun dia tidak ada tempat di hatinya, dan Li Guihua berpikir bahwa menantu perempuanya itu harius pergi dari rumahnya.

Begitu menantu perempuan memasuki pintu, ibu mertua memanggilnya ke dalam ruangan, mengeluarkan sepasang gelang giok dan berkata,: “Yuqing, gelang giok ini peninggalan nenek buyutmu. Sekarang setelah kamu memasuki rumah kami, kamu adalah keluarga kami. Sekarang, aku akan memperlakukanmu seperti anakku sendiri di masa depan, jadi ambillah!”

Menantu perempuan dengan senang hati mengambil gelang tersebut dari ibu mertuanya, tetapi ketika dia keluar dari rumah ibu mertuanya, suaminya kembali, dan suaminya meminta untuk mengembalikan batu giok itu pada ibunya.

Di tahun kedua pernikahan, seluruh keluarga menghabiskan Tahun Baru di rumah. Pada hari kedua tahun baru, Liu Guihua mengundang lebih dari 30 kerabat untuk datang. Ada banyak hidangan yang harus dimasak seperti bebek panggang, ayam jamur dan beberapa hidangan lainnya untuk perjamuan makan tahun baru

Akibatnya, menantu perempuan itu tidak siap sama sekali, dan makanan yang dibuatnya agak tidak memuaskan. Apa lagi dia harus memasak untuk 20 atau 30 orang, dan dia sibuk sepanjang hari.

Setelah tiga tahun menikah, Li Guihua terus memberi tahu putranya bahwa menantu perempuannya jelek dan tidak rajin, dia suka berdandan dan sangat malas. Lambat laun, sang putra pun terpengaruhi oleh apa yang dikatakan ibunya,

Menantu perempuan berkata dengan sedih: “Ibumu tidak percaya padaku, tidakkah kamu percaya padaku?”

Suaminya berkata: “Jika kamu melakukan pekerjaan dengan baik, mengapa begitu banyak orang yang berbicara tentangmu!”

Pertentangan antara menantu perempuan dan putranya semakin tajam dari hari ke hari dan akhirnya mereka bercerai.

Setelah perceraian, Liu Guihua terus mengatakan bahwa perceraian terjadi karena menantu perempuannya yang tidak bersikap baik

Setelah perceraian, putranya tidak menikah dengan Xiaomin, tetapi menikah dengan perempuan lain.

Dua tahun kemudian, Liu Guiha dalam cuaca yang dingin sedang menyapu jalanan mengenakan pakain petugas kebersihan, menyapu sampah selangkah demi langkah.

Di pintu masuk toko pakaian, sebuah mobil berhenti, dan seorang wanita muda dan cantik keluar dari mobil, dengan sosok ramping, riasan halus, senyum lembut bersama seorang pria dewasa yang tampan.

Ketika Liu Guihua memperhatikan wanita itu lebih seksama, dia pun tenggelam dalam penyesalan, ternyata wanita itu adalah mantan menantu yang dibencinya.

Setelah mantan menantu bercerai tahun itu, putranya menikahi seorang wanita yang galak dan agresif. Hal pertama yang dilakukan menantu perempuan ketika dia masuk ke rumahnya adalah mengusir Liu Guihua, dan tidak memberinya sepeser pun setiap bulan.

Baru pada saat itulah Liu Guihua menyadari bahwa mantan menantu perempuannya sangat baik.

Liu Guihua dan putranya mulai bertengkar, dan putranya berkata dengan marah,: “Bu, Anda telah memaksa saya menceraikan istri saya sebelumnya, apakah Anda ingin memaksa saya menceraikan istri saya lagi ? Apakah Anda ingin putra Anda menjadi bujangan selama sisa hidupnya?”

Pada saat ini, mantan menantu perempuan itu diterima di perusahaan yang baik dengan usahanya sendiri, belajar kebugaran, merias wajah dan terlihat sangat cantik. Kemudian, dia menemukan pria yang baik dan mereka hidup bahagia. Liu Giuhua pun tenggelam dalam penyesalan !(lidya/yn)

Sumber: hker