Aku Bekerja di Perusahaan Ayah Mertua dengan Gaji Sangat Kecil, pada Akhir Tahun, Aku Tidak Dapat Menahan Air Mataku

Erabaru.net. Istriku tidak memiliki ibu sejak dia masih kecil, dia hanya hidup bersama ayahnya. Meskipun kondisi keluarganya sekarang sangat kaya, saat dia masih kecil hidupnya sangat menyedihkan.

Karena ayahnya waktu itu baru memulai usaha, dan istriku tidak punya ibu, tidak ada orang di rumah yang mengurusnya. Dia pernah tersiram air panas, dan juga terluka oleh penggorengan.

Ayah mertuaku pernah mengatakan sesuatu padaku: “Aku menyerahkan putriku kepada kamu, kamu harus merawat putriku dengan baik dan beri semua yang tidak aku berikan padanya selama bertahun-tahun sejak dia masih kecil. Aku sangat sibuk dengan masalah bisnis, dan sekarang setelah dia dewasa, aku masih tetap sibuk dan aku benar-benar berutang banyak padanya.”

Kata-kata ayah mertuaku saat itu membuat mataku memerah, dan aku sangat tersentuh pada saat itu, aku pun bersumpah untuk menjaga istriku dengan baik.

Tapi setelah aku dan istriku menikah, mertuaku langsung meminta aku untuk berhenti dari pekerjaanku dan bekerja di perusahaannya, istriku juga mendukung keputusan ayahnya.

Meskipun kondisi keluarga ayah mertuaku sangat baik, aku tidak tergantung pada mereka. Semua yang kami miliki di pernikahan kami seperti rumah dan mobil, kami membelinya sendiri. Namun, jika aku bekerja untuk ayah mertua saya, bukankah itu memberi kesan yang kurang baik?

Istriku berkata untuk tidak berpikir terlalu banyak, karena perusahaan ayahnya dikelola oleh orang-orang sendiri, dan perusahaan ini pasti akan menjadi milik kita di masa depan.

Setelah memikirkannya,aku pun bekerja di perusahaan ayah mertuaku dengan percaya diri, tetapi gaji yang ditawarkan ayah mertua saya setiap bulan benar-benar mengejutkanku. Gajinya terlalu rendah sampai aku ingin mengundurkan diri, tetapi istriku mengatakan kepadaku untuk bersabar. Aku pun memutuskan untuk bertahan sampai akhir tahun baru.

Waktu rapat, ayah mertuaku mengatakan bahwa setiap orang perlu memiliki periode akumulasi pengalaman. Gaji akan naik secara bertahap, dan tidak mungkin mendapatkan puluhan ribu dolar sebulan sekaligus. Aku merasa kalimat ini ditujukan untukku.

Ayah mertua mengatakan bahwa Tahun Baru tahun kali ini lebih cepat, jadi bonus akhir tahun telah disiapkan lebih awal, dan telah dikirim ke rekening semua karyawan.

Sejujurnya, aku benar-benar tidak ingin memeriksa rekeningku saat itu, dan tidak ada notifikasi SMS untukku, jadi aku tidak tahu berapa banyak uang yang telah di transfer ke rekeningku.

Tapi yang aku tahu, pasti tidak banyak, lagipula ini adalah tahun pertama saku bekerja di perusahaan mertuaku ,dengan gaji yang sangat kecil, tetapi ketika aku memeriksa rekeningku aku pun sangat terkejut, aku menemukan ada bonus 500.000 yuan.

Ayah mertuaku mengatakan: “Bukan karena kamu beruntung dengan mendapatkan bonus itu, tapi kamu punya hak dan kualifikasi untuk mendapatkan hadiah ini. Ayah memberi kamu gaji 3.000 yuan, hanya berharap kamu dapat melakukan pekerjaan dasar yang membumi, lagipula perusahaan ini akan menjadi milikmu di masa depan.”

Memikirkan hal-hal kecil yang telah aku keluhkan sebelumnya, mataku menjadi memerah.

Aku sangat berterima kasih kepada ayah mertuaku, yang tidak hanya memberiku istri yang begitu baik, tetapi juga memberiku banyak pelajaran dalam hidup. (lidya/yn)

Sumber: goez1