Merasa Tidak Ada Masa Depan Istrinya Minta Cerai, 5 Tahun Kemudian Pria Itu Mengendarai Mobil Mewah ke Rumah Mantan Istrinya untuk Pamer, Ibunya Menceritakan Kebenaran yang Memilukan

Erabaru.net. Nasib itu tidak datang dengan mudah, Anda harus menghargai orang-orang di sekitar Anda.

Beberapa waktu lalu, seorang pria membuat pengakuan menyayat hati, mengatakan bahwa istrinya berkata bahwa dia tidak memiliki masa depan dengannya, jadi istrinya dengan tegas meminta cerai.

Setelah bekerja keras selama bertahun-tahun, dia akhirnya berhasil mengubah nasibnya. Ketika dia ingin menunjukkan keberhasilan dirinya di depan mantan istrinya, dia mendengar kebenaran yang sulit diterima.

Pria itu mengatakan:

“Ini adalah pertama kalinya dalam lima tahun setelah perceraian, aku datang ke kampung halamannya. Kampung halamannya masih begitu indah, dengan bunga hijau, bunga merah dan aroma asap masakan di desa!”

“Saat aku lewat rumah kepala desa, pohon anggrek putih di samping rumah masih bertunas. Aku pun teringat apa yang dikatakan mantan istriku 5 tahun yang lalu : “Aku tidak ingin bersamamu, aku ingin cerai.”

“Ketika aku ingat kata-kata itu, hatiku sakit! Itu adalah tahun kedua pernikahan kami. Tiba-tiba, aku pingsan di tempat kerja dan dilarikan ke rumah sakit. Aku menderita sakit parah yang menguras harta keluargaku. Orangtuaku bahkan harus menjual rumah demi mengobati sakitku, namun belum cukup.”

“Akhirnya, ibu mengatakan bahwa ada saudara jauh yang ingin membantu untuk meminjamkan uang, dan aku pun melanjutkan pengobatan dan akhirnya sembuh. Aku pikir jika bukan karena bantuan itu, mungkin aku sudah tidak ada di dunia ini.”

“Di saat aku dalam pemulihan, mantan istriku minta cerai dan membawa putriku yang baru lahir bersamanya!”

“Dia mengatakan bahwa dia takut putriku akan menanggung kesulitan bersamaku di masa depan. Dan aku juga tahu diri karena saat itu aku juga tidak punya apa-apa! Dia juga mengatakan bahwa ada pria lain yang telah menunggunya.”

“Setelah perceraian, aku pun bangkit. Dengan bantuan kerabat, aku pergi ke luar daerah untuk bekerja.”

“Dari awal aku bekerja dengan orang lain, akhirnya aku memulai usaha sendiri.”

“Aku terus berpikir dalam hati, selama aku punya uang, aku bisa menentukan nasibku sendiri! Aku pun bersumpah, jika aku sudah berhasil, aku akan menunjukkan pada mantan istriku, bahwa aku juga bisa berhasil tanpanya.”

“5 tahun sudah berlalu, dan aku sekarang telah menjadi orang yang sukses. Hari itu aku datang ke desa tempat istriku tinggal untuk menunjukkan pada dirinya! Aku datang ke desa dengan mengendarai mobil mewah.”

“Ketika aku sampai di depan rumahnya. aku mengetuk pintu namun tidak ada orang yang keluar. Tiba-tiba, ada seorang pria tua berusia 70-an lah yang menghampiriku. Aku pun memberitahu pria tua itu siapa yang sedang aku cari.”

“Pria tua itu mengaktan: ‘Keluarga ini memiliki kehidupan yang sulit. Kakek dan nenek tinggal bersama seorang cucu perempuan, dan putrinya pergi di usia muda!'”

“Aku sangat terkejut. aku pikir aku salah dengar. Aku buru-buru bertanya kepada pria tua itu, ‘Di mana putri keluarga ini?'”

“Pria tua itu berkata: ‘Keluarga ini memiliki penyakit genetik. Sayangnya putri keluarga menderita karenanya. Pada akhirnya, keluarganya sudah mengumpulkan cukup uang, tetapi putrinya kehilangan uang itu untuk pengobatannya, dan dia meninggal beberapa tahun yang lalu!’ Saat itu, hatiku benar-benar tidak menentu.”

“Aku bingung, aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Kepalaku kosong sepanjang jalan. Ketika saya sampai di rumah, aku bertanya kepada ibuku apa yang sebenarnya terjadi dengan mantan istriku.”

“Ibuku menangis dan dan menceritakan hal yang sebenarnya. Saat itu keluargaku telah kehabisan uang untuk pengobatanku, dan saudara jauh yang meminjamkan uang pada waktu itu adalah Huiqin (mantan istriku).

“Uang itu sebenarnya untuk biaya pengobatan penyakitnya. Karena dia tidak mau membebaniku karena penyakitnya, dia pun menceraikanku, meminta pada ibuku untuk tidak mengatakan yang sebenarnya!”

Setelah mendengar penjelasan ibuku, aku pun tidak bisa berkata-kata.(lidya/yn)

Sumber: hker