Putrinya Menikah dan Mengucapkan Selamat Tinggal! Ayah yang Patah Hati Langsung Pingsan

Erabaru.net. Seperti kata pepatah: “Anak perempuan adalah kekasih ayah di kehidupan sebelumnya”, ketika putri kecilnya telah tumbuh dan menemukan kebahagiaannya sendiri, dia harus menyerahkan kekasih kehidupan sebelumnya itu kepada pria lain. Bagi setiap ayah, ini adalah keputusan yang cukup sulit.

Seorang netizen wanita dengan nama ‘Xuanxuan’, baru saja menyelesaikan acara pernikahannya. Setelah itu, dia memposting foto di grup Facebook dan menulis: “Orang-orang mengatakan bahwa anak perempuan adalah kekasih seorang ayah di kehidupan sebelumnya. Hari ini dua kalinya aku melihat ayahku menangis karena aku menikah, aku benar-benar terharu.”

Dalam foto itu, dia mengenakan gaun putihnya dan hendak mengucapkan selamat tinggal kepada orangtuanya. Tanpa diduga, ayahnya tidak bisa rela berpisah dengan putrinya yang berharga, jadi dia duduk di sofa dan menangis dengan sedih!

Menurut laporan “ETtoday News Cloud”, Xuanxuan menikah pada tanggal 21. Pada saat itu, suaminya pergi ke rumahnya untuk menjemputnya dan hendak berlutut untuk mengucapkan terima kasih kepada ayah mertuanya, tetapi ayahnya merasa sangat berat untuk melepas putrinya dan menangis.

Ayahnya sangat sedih dan berkata “Tidak!” di tengah keramaian orang, yang membuat mata semua orang di sana juga memerah.

Belakangan, sang ayah berhasil meredakan emosinya dan kembali duduk di sofa, tetapi ketika dia melihat putrinya yang telah dia rawat sejak kecil, air mata kembali mengalir.

Karena dia takut terlihat menangis saat difoto, dia menutupi matanya dengan tangannya. Adegan itu kebetulan ditangkap oleh fotografer, dan itu juga mengungkapkan rasa cinta sang ayah untuk putrinya.

Xuanxuan mengatakan bahwa pada akhirnya, ayahnya menahan air matanya, menyerahkan dirinya kepada suaminya, dan berkata,: “Saya harap kamu dan suamimu bahagia.”

Meskipun itu hanya beberapa kata, itu adalah ucapannya yang penuh cinta untuknya.

Banyak netizen wanita juga mengingat kenangan mereka ketika mereka menikah.

“Ayahku mabuk sebelum pesta pernikahan.”

“Ayahku lebih pendiam, bersembunyi di pintu belakang dan menangis diam-diam, dan ketika dia ingin mengucapkan selamat tinggal, semua orang tidak dapat menemukannya.”

“Aku sangat merindukan ayahku, aku pernah berpikir dia bisa melihatku menikah, tapi sayangnya aku tidak punya kesempatan ini” .

Banyak juga ayah yang sangat tersentuh setelah membacanya.

“Saya menangis sedih ketika saya menikahkan putri saya.”

“Saya tidak ingin memiliki anak perempuan lagi.”

“Siapa yang berani memiliki anak perempuan?”

“Saya hanya bisa mengatakan bahwa kekasih kehidupan masa lalu anak perempuan adalah hati setiap ayah.”

Ayah ini benar-benar tulus ! Saya harap putrinya akan sering pulang untuk melihat orangtuanya di masa depan! (lidya/yn)

Sumber: hker