Gadis Berusia 15 Tahun Diam-diam Mencuci Sprei Setiap Pagi, Ibunya Curiga dan Mengangkat Selimutnya Saat Putrinya Tidur, Dia pun Tercengang

Erabaru.net. Namaku Liu Yi. Tak lama setelah aku melahirkan putriku, suamiku meninggal karena kecelakaan. Aku merasa kasihan pada anakku, saat baru lahir sudah kehilangan ayahnya.

Saudara dan teman-temanku menyarankan aku untuk menikah lagi, aku juga berpikir, sebelum bayiku dewasa aku ingin memberikan putriku keluarga yang lengkap. Jadi aku setuju untuk menikah lagi, dan aku menikah enam bulan kemudian.

Suamiku terlihat sangat sederhana dan jujur. Dia selalu memperlakukan aku dan putriku dengan sangat baik.

Aku bekerja sebagai kasir di supermarket. Jam kerjaku dibagi menjadi shift pagi dan sore. Jam kerjaku tidak teratur.

Aku tidak sepenuhnya dapat mengurus putriku. Sementara suamiku tidak memilki pekerajaan yang tetap, jadi dia sering tinggal di rumah untuk merawat putriku. Sebenarnya aku juga khawatir dengan putriku di rumah dengan suamiku.

Bagaimanapun juga, anak itu bukan anak kandung suamiku, jadi aku tetap merasa was-was dan selalu memperhatikan mereka. Ketika aku punya waktu, aku akan pulang.

Tak terasa, putriku sudah berusia 15 tahun. Namun, baru-baru ini, aku menemukan bahwa putriku selalu bangun pagi untuk mencuci seprai.

Dia sepertinya takut aku mengetahuinya, jadi sebelum fajar dia diam-diam mandi. Aku menjadi bingung dan juga curiga. Namun, karena putriku tidak berterus terang, aku pun tidak mendesaknya. Aku hanya akan menunggu kesempatan untuk mengetahui kebenaran masalah ini.

Putriku juga sudah bukan anak kecil lagi, jadi aku sangat khawatir tentang dia. Setelah beberapa hari aku mengamati dan belum menemukan petunjuk, aku benar-benar merasa cemas.

Suatu hari, ketika putriku masih tidur, aku diam-diam memasuki kamarnya. Aku dengan pelan berjalan ke tempat tidur putriku, mengangkat selimut, dan menyentuh sprei.

Aku tercengang karena ternyata spreinya basah! Apakah putriku mengompol?

Dan tiba-tiba putriku bangun, dan aku bertanya apa yang terjadi?

Pada awalnya, putriku menolak untuk mengatakan yang sebenarnya, tetapi setelah aku bujuk dengan sabar, dia mulai mengatakan yang sebenarnya.

Ternyata itu karena suamiku, ayah tiri putriku. Ternyata selama ini, dia selalu menjadi orang yang bermuka dua. Dia hanya berpura-pura baik kepada putriku saat di depanku. Ketika aku tidak ada dirumah, dia sering berbuat kasar pada putriku.

Karena rasa takutnya, putriku selalu mengalami mimpi buruk setiap malam baru-baru ini, bermimpi bahwa ayah tirinya memukulinya, dia sangat ketakutan dalam mimpi itu.

Setelah putriku bangun, dia menemukan bahwa dirinya telah mengompol karena rasa takutnya.

Setelah mendengar penjelasan putriku, aku baru sadar bahwa suamiku adalah binatang buas. Aku tidak tahu berapa banyak penderitaan yang dialami putriku selama bertahun-tahun.

Aku memilih untuk menikah lagi demi kesehatan mental putriku, tetapi sekarang putriku malah menderita. Setelah menyebabkan begitu banyak penderitaan pada putriku, aku memutuskan menceraikannya.(lidya/yn)

Sumber: goez1