Menantu Perempuan Mengusir Ayah Mertuanya dari Rumah, Setahun Kemudian Ayah Mertuanya Pulang dengan Rolls-Royce

Erabaru.net. Gaya hidup yang berbeda akan menyebabkan banyak perbedaan antara ibu mertua, ayah mertua, dan menantu perempuan. Dalam hal ini, sebagai menantu perempuan seharusnya belajar sabar. Karena Anda memilih untuk menikah dengan keluarga ini. Anda harus beradaptasi dengan cara hidup yang baru.

Paman Li yang berusia 80 tahun benar-benar kebingungan. Apa yang terjadi barusan membuatnya takut setelah memikirkannya. Menantu perempuannya menghancurkan semua panci dan wajan di rumah seperti orang gila, merusak perbotan dan pakaian untuk mengusir dirinya.

Dua tahun lalu, putranya meninggal di lokasi konstruksi, dan menantu perempuannya menganggap dirinya sebagai bos di rumah. Kali ini, Paman Li berniat meninggalkan rumah tempat tinggalnya seumur hidup ini. Bahkan dia rela mati di hutan belantara daripada tinggal di rumah itu.

Setelah tidak makan selama tiga hari, Paman Li perlahan bergerak menuju tempat pembuangan sampah untuk melihat apakah ada sisa makanan yang dapat memuaskan rasa laparnya.

Orang-orang yang melihat Paman Li merasa kasihan. Mereka pun sering mengantarkan makanan ke lubang got tempat Paman Li tinggal. Dengan cara ini, Paman Li bertahan hidup dari hari ke hari.

Suatu hari, dia tiba-tiba teringat bahwa dia telah meninggalkan liontin giok leluhurnya di laci saat dia meninggalkan rumah. Ini adalah harta yang diturunkan selama beberapa generasi dan tidak boleh jatuh ke tangan menantu perempuannya, jadi Paman Li pulang kembali ke halaman.

Ketika menantu perempuan melihat Paman Li Pulang, dia berteriak: “Pak tua, apa yang kamu lakukan di sini, keluar!”

Setelah dia selesai berbicara, menantu perempuannya menutup pintu. Paman Li tidak punya pilihan selain berjalan kembali.

Pada suatu hari saat Paman Li merasa lapar dan tidak ada makanan, dia datang ke tempat pembuangan sampah di tepi sungai untuk mencari makanan.

Saat dia membungkuk, dia mendengar seorang anak meminta bantuan, dan suara itu terdengar sangat mengkhawatirkan. Paman Li pun mencari sumber suara tersebut dan melihat seorang anak berusia tujuh atau delapan tahun hampir tenggelam.

Paman Li tidak berani masuk ke air, jadi dia buru-buru menemukan tongkat kayu dan menarik anak itu dari air. Kemudian membawa anak itu ke dokter. Dokter mengatakan bahwa anak itu hampir kehilangan nyawanya jika paman Li tidak datang tepat waktu.

Setengah bulan kemudian, anak itu membawa orangtuanya untuk mengunjungi Paman Li. Tanpa diduga, Paman Li yang ditemukan telah jatuh sakit. Keluarga anak itu pun membawa Paman Li ke rumah sakit untuk membuatnya piluh.

Selama lebih dari sepuluh hari di rumah sakit, keluarga itu memperlakukan Paman Li sebagai anggota keluarga, merawatnya dengan segala cara. Keluarga itu akhirnya tahu riwayat Paman Li yang menyedihkan.

Ternyat keluarga anak itu adalah orang kaya setempat yang terkenal, kakeknya adalah ketua bisnis keluarga, ayahnya adalah manajer umum, dan anak yang dia selamatkan adalah satu-satunya keturunan dalam keluarga.

Setelah Paman Li keluar dari rumah sakit, ibu anak itu membelikannya pakaian yang bagus sebagai ucapan terima kasihnya kepada Paman Li. Dia meminta sopir untuk mengemudikan Rolls-Royce untuk mengantar Paman Li kembali ke rumahnya.

Menantu perempuannya saat melihat ayah mertua sedang duduk di Rolls-Royce. Dia tampak terkejut, dan tiba-tiba berlutut dan berteriak: “Ayah! “

Tanpa diduga, pengemudi tidak membiarkan menantunya mendekat. Pada saat itu, Paman Li masuk ke rumah dan mengambil liontin gioknya, masuk ke mobil dan pergi.

Saat ini, hanya terdengar menantu perempuan Paman Li yang berteriak : “Ayah, mau ke mana, ini rumahmu!” (lidya/yn)

Sumber: bignews365