Putra Satu-satunya Meninggal Secara Tiba-tiba, Pasangan Lansia Ini Membawa ‘Sertifikat Kematian’ Pergi ke Bank untuk Menemukan Tabungan Anaknya

Erabaru.net. Baru-baru ini, pasangan lansia dengan mobilitas terbatas membawa sertifikat kematian anak tunggalnya dan pergi ke bank untuk memeriksa tabungan putranya selama hidupnya telah membuat banyak netizen menangis.

Menurut laporan, Gao mengatakan bahwa saat sedang bertugas di bank pada siang hari, 2 pasangan lansia datang ke bank untuk melakukan memeriksa tabungan putranya yang telah meninggal.

Pasangan tua berpikir mungkin putra memiliki simpanan di bank, namun mereka tidak tahu bank mana yang menjadi tempat putranya menyimpan, jadi mereka pergi dari bank ke bank lainya.

Gao mengatakan bawah dia merasa kasihan pada kedua lansia itu, dia pun memutuskan untuk membantunya.

Ketika Gao membantu orang tua itu untuk menemukan akun putranya, dia secara tidak sengaja beralih ke sertifikat kematian putra pasangan itu.

Ketika Gao melihat tanggal lahir tertulis di sana, Mei 1990. Usianya satu tahun lebih tua dari dirinya. Gao merasa iba sampai tidak bisa berbicara pada saat itu.

Pada 25 Januari, staf bank mengatakan bahwa setelah menerima situasi kedua orang tua itu, mereka segera mengambil tindakan dan mengkoordinasikan 20 lembaga keuangan lokal untuk melakukan pemeriksaan. Dalam waktu singkat masalahnya telah terselesaikan dan pasangan tua itu sangat senang.

Staf bank juga mengatakan bahwa dengan sertifikat kematian yang relevan, dia menemukan 4 rekening di antara 20 lembaga keuangan lokal, namun, jumlah totalnya tidak melebihi 3 yuan (sekitar Rp 6 ribu).

Orangtua itu terlihat sedih dan langsung menangis. Dia tidak menyangka bahwa putranya hidup dengan penuh kesulitan selama ini.(lidya/yn)

Sumber: bignews365