Pacarku Memiliki Warung Makan dan Ibuku Mengatakan Lebih Baik Mati daripada Melihat Kami Menikah, Pacarku Mengatakan Sesuatu yang Membuat Ibuku Terkejut

Erabaru.net. Aku bekerja di lembaga publik dan memiliki penghasilan yang baik. Karena wajahku yang tampan, banyak orang berpikir bahwa seorang pria seperti saya harus memiliki pasangan yang baik. Nyatanya, Pacarku bukanlah apa-apa, hanya pemilik warung makan.

Ibuku sangat marah ketika mengetahui bahwa pacarku seorang pemilik warung di pinggir jalan. Dia sangat tidak setuju dan bahkan berkata bahwa dia lebih baik mati daripada melihat kami menikah.

Sejujurnya, meskipun Xiaowen hanya memiliki warung, dia terlihat cantik dan memiliki kepribadian yang sangat baik. Aku pikir, meskipun mungkin dia adalah orang yang tidak terlalu melek huruf, tetapi dia sangat cocok dengan aku.

Sekarang masalahnya ada di ibuku. Ayahku sudah lama meninggal, dan ibuku yang membesarkanku melalui kerja keras. Melihat ibuku menangis, aku juga merasa kasihan. Dia ingin aku dan Xiaowen putus, tapi aku tidak bisa melakukannya. Lagi pula, tidak mudah menemukan pacar yang cocok di dunia ini.

Aku sangat gelisah. Xiaowen lebih terbuka daripadaku, dia bilang dia punya cara untuk mendapatkan hati ibuku. aku masih khawatir. Aku mengenal ibuku dengan baik. Ibuku sangat keras kepala sehingga apa yang dia yakini pada dasarnya adalah keputusan terakhir.

Ibuku mulai mengatur kencan buta untukku, aku tidak ingin pergi, tetapi Xiaowen berkata, tidak apa-apa, kamu pergi saja.

Aku sangat bingung, di mana seorang pacar membiarkan pacarnya pergi kencan buta? Tapi akhirnya aku pergi juga.

Kencan buta pertama, gadis itu sama sekali tidak menyukaiku, dia bertanya apakah aku punya rumah, aku pun mengatakan yang sejujurnya bahwa aku tidak punya rumah.

Kencan buta kedua, gadis itu mengusulkan untuk tidak tinggal dengan ibunya setelah menikah. Tentu saja aku tidak setuju.

Setelah kencan buta seperti ini, kepercayaan diri ibuku menurun, dia pikir putranya adalah pria yang tampan, tetapi ternyata banyak tuntutan yang diinginkan gadis zaman sekarang.

Jadi hari itu aku mengatakan kepada ibu untuk membawa Xiaowen ke rumah. Kali ini ibuku tidak keberatan. Ketika Xiaowen sampai di rumah, dia pergi ke dapur dan membuat makanan. Ibuku mengatakan bahwa masakan Xiaowen sangat enak.

Setelah makan malam, ibuku bertanya pada Xiaowen: “Kamu belum bisa membeli rumah, jadi apakah kamu mau tinggal bersama dengan kami?”

“Siapa bilang saya tidak bisa membeli rumah? Saya memiliki banyak simpanan, dan saya telah menghasilkan ratusan jutaan dari usaha warung dalam beberapa tahun terakhir. Orangtuaku telah pergi sejak saya masih kecil, jadi saya bisa membeli rumah. Ketika saatnya tiba, saya juga akan membawa ibu untuk tinggal bersama kami,” jawab Xiaowen

Rahang ibu saya benar-benar terbuka ketika mendengar jawaban Xiaowen.

Kemudian, ketika aku mengatakan akan menikah dengan Xiaowen, dia tidak lagi keberatan. (lidya/yn)

Sumber: goez1