Ibu Mempelai Wanita Mengatakan Bahwa Mahar Terlalu Sedikit, Menolak untuk Membiarkan Putrinya Menikah

Erabaru.net. Ada pepatah yang mengatakan “Menikah bukan masalah dua orang, tapi masalah dua keluarga”. Dari memutuskan untuk menikah, mempersiapkan pernikahan hingga penyelesaian akhir, ada banyak hal rumit dan merepotkan yang harus dihadapi dan dikoordinasikan. Dalam proses ini, salah satu yang paling banyak dibahas adalah “berapa banyak mas kawinnya?”.

Beberapa waktu yang lalu, seorang pengantin pria di Xuzhou, Jiangsu, Tiongkok pergi ke rumah pacarnya untuk menikah. Namun, calon ibu mertua berpikir bahwa maharnya terlalu kecil, dan menolak untuk membiarkan putrinya menikah. Tidak peduli bujukan kerabat dan teman di tempat kejadian, sikapnya sangat keras.

Menurut laporan Hong Kong 01, pada saat itu, pengantin pria membawa sekelompok kerabat dan teman ke rumah pacarnya untuk menikah sesuai prosedur umum, tetapi ketika calon ibu mertua melihat mahar mempelai laki-laki yang hanya 18.000 yuan (sekitar Rp 40 Juta). Da segera mengubah wajahnya dan berkata: “18.000 terlalu kecil!”

Semua kerabat dan teman berbicara mewakili mempelai pria: “Ini jumlah seperti yang diberikan penduduk setempat, kami di sini….”

Belum selesai berbicara, sang calon ibu mertua menyilangkan tangan dan menjawab dengan wajah tidak puas: “Mahar itu terlalu kecil untuk saya!”

Setelah dimarahi oleh ibu mertua, kerabat dan teman-teman terdiam, sementara pengantin wanita duduk diam menahan rasa kecewa.

Pada akhirnya, pengantin pria menambahkan 10.000 yuan (sekitar Rp 22 Juta) lagi. Namun, menurut teman-teman pengantin pria, wanita itu memintanya untuk dibelikan rumah dan mobil ketika keduanya berkencan, dan bahkan lebih terbuka meminta biaya mahar jika mereka ingin menikah 500.000 Yuan(sekitar Rp 1,2 miliar), dan akhirnya pengantin pria memohon dengan keras dan menegosiasikan harga yang baik dengan ibu mertuanya untuk berhasil menikahi pacarnya.(lidya/yn)

Sumber: hker.life