Putranya Meninggal dalam Kecelakaan Mobil, 2 Tahun Kemudian Ibunya Menikah Lagi, Tiba-tiba Putranya Muncul di Hari Pernikahannya

Erabaru.net. Bibi Li memegang potret putranya dan menangis. Putranya Li Qiang baru saja lulus dari perguruan tinggi dan baru saja menemukan pekerjaan yang baik. Hari-hari baik tampaknya baru saja dimulai, namun, Tuhan mengambil anaknya pergi. Semakin Bibi Li memikirkan putranya, semakin dia merasa bahwa takdir tidak adil.

Li Qiang sebenarnya bukan putra kandung Bibi Li. Bibi Li menemukan Li Qinag di pinggir jalan saat masih bayi. Bibi Li sendiri saat itu masih muda, cantik dan merupakan bunga desa. Jika bukan karena Li Qiang, Bibi Li mungkin akan menikah dengan pria yang tampan dan kaya.

Namun, ketika dia melihat Li Qiang yang dibuang di pinggir jalan, Bibi Li membawa pulang anak itu dan merawatnya dengan baik. Bibi Li tidak pernah ragu dalam membesarkan anak itu. Orang-orang menggunjingkan Bibi Li karena merawat anak itu, sedangkan dia belum menikah.

Untuk menghindari pergunjingan orang, Bibi Li meninggalkan desa dan pindah ke daerah lain. Selama bertahun-tahun, demi Li Qiang, Bibi Li tidak tahu betapa dia menderita untuk putranya, dia tidak pernah berpikir untuk menikah.

Li Qiang belajar dengan rajin, meraih nilai bagus, dan berbakti. Namun siapa sangka ketika Li Qiang baru saja lulus dari universitas, ketika kehidupan ibu dan anak itu baru sedikit membaik, Li Qiang meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil.

Bibi Li meratapi takdirnya, dia awalnya berencana untuk pergi bersama putranya. Namun, putranya meninggalkan sebuah surat di ranjang kematiannya, mengatakan bahwa Bibi Li bisa menjalani hidupnya dan dia juga berharap Bibi dapat menemukan seorang pria untuk menghabiskan sisa hidupnya dengan baik.

Selama bertahun-tahun, Bibi Li tidak memikirkan masalah ini demi putranya. Bahkan ketika dia membawa putranya, banyak pria yang mengejarnya, tetapi Bibi Li takut putranya akan diperlakukan tidak baik, jadi dia tidak memilih untuk menikah.

Sekarang setelah putranya meninggal, Bibi Li akhirnya memilih untuk menikah selama sisa hidupnya dan juga untuk memenuhi keinginan terakhir putranya.

Hanya dua tahun setelah kematian putranya, Bibi Li menikah dengan seorang pria yang pernah mencintainya tetapi mereka berpisah karena alasan duniawi, dan mereka bisa bersama lagi.

Pada hari pernikahan, meskipun tidak terlalu mewah, Bibi Li akhirnya menikah secara sah. Di hari itu, tiba-tiba sebuah mobil mewah datang ke tempat pernikahannya, ketika Bibi Li melihat orang yang turun, dia tercengang, karena orang yang datang adalah

Li Qiang, putranya yang telah meninggal.

Bibi Li mengira dia telah melihat orang yang salah, tetapi ketika putranya mendekat, Bibi Li menyadari bahwa dia tidak melihat orang yang salah. Pada saat ini, Bibi Li mengetahui kebenaran dua tahun lalu.

Ternyata Li Qiang tidak mengalami kecelakaan mobil, ini semua dirancang oleh Li Qiang dan teman-temannya. Alasan, agar ibunya bisa menikah dan menjalani kebahagiaannya sendiri di tahun-tahun berikutnya. Li Qiang tahu bahwa selama bertahun-tahun, ibunya telah banyak menderita dan berkorban banyak untuk dirinya.

Li Qiang juga tahu jika dia langsung meminta ibunya untuk menikah, ibunya pasti akan menolak. Oleh karena itu, Li Qiang harus menemukan solusi seperti itu.

Melihat senyum bahagia di wajah ibunya, Li Qiang pun ikut senang. Momen ini mungkin adalah saat yang paling membahagiakan dalam hidup Li Qiang dan ibunya! (lidya/yn)

Sumber: hker.life