Antara Teh Hijau dan Teh Hitam Mana yang Lebih Bermanfaat Terhadap Kardiovaskular? Jika Anda Suka Minum Teh, Apa Salahnya

Erabaru.net. Sebagian besar orang memiliki kebiasaan minum teh. Minum teh yang benar memang dapat memberikan manfaat tertentu terhadap kesehatan kita. Bagi yang suka menjaga kesehatan, mereka biasanya akan lebih mendalami soal teh yang diminum.

Teh yang paling umum dapat ditemui di pasar adalah teh hijau dan teh hitam atau juga disebut teh merah. Kebanyakan orang suka minum teh hitam, mungkin hanya karena teh hitam rasanya lebih enak daripada teh hijau.

Tapi, mana yang lebih bermanfaat bagi kesehatan antara minum teh hijau atau teh hitam ?

Manfaat Teh Hitam

Dibandingkan dengan teh hijau, teh hitam adalah teh yang sepenuhnya difermentasi. Selama proses fermentasi, dapat mengubah sifat dingin menjadi hangat. Minum teh hitam dalam ukuran yang sesuai berkasiat membantu sistem pencernaan, sehingga memperbaiki nafsu makan. Selain itu, kandungan flavonoid dan polifenol dalam teh hitam dapat mengurangi tekanan darah dan lipid darah sampai batas tertentu.

Selain flavonoid, teh hitam juga mengandung kafein dalam jumlah tertentu yang dapat menyegarkan pikiran dan menghilangkan rasa lelah. Oleh karena itu, bagi yang sibuk dengan pekerjaan dan tidak bisa minum kopi, bisa langsung menggunakan teh hitam sebagai pengganti kopi.

Manfaat Teh Hijau

Teh hijau adalah minuman yang paling umum dalam kehidupan kita sehari-hari. Kandungan katekin dalam teh hijau dapat secara efektif membunuh bakteri, sehingga minum teh hijau dapat berperan dalam mensterilkan sistem pencernahan. Katekin tidak hanya berperan dalam membunuh bakteri, tetapi juga menurunkan kolesterol total, kolesterol protein densitas rendah, dan trigliserida.

Teman-teman yang ingin menurunkan berat badan juga bisa menempuh cara minum teh hijau dalam takaran yang sesuai, jangan berlebihan pada waktu-waktu biasa, karena teofilin dalam teh hijau akan terus menerus diubah dalam tubuh dan berperan dalam mengurangi penimbunan lemak, sehingga mencapai efek penurunan berat badan.

Tentu saja, manfaat teh hijau jauh lebih dari ini, dia juga dapat memperbaiki gangguan yang ditimbulkan dari sistem pencernaan dan anti-radiasi.

Orang yang suka minum teh pernah mendengar tentang minum teh baik untuk kesehatan jantung. Jadi, apakah teh yang Anda minum dalam kehidupan sehari-hari bermanfaat bagi kesehatan jantung ? Atau ada jenis teh tertentu untuk itu ?

Tidak semua teh bermanfaat buat pembuluh darah. Melalui penelitian diketahui bahwa orang yang minum teh hijau jangka panjang memiliki risiko yang lebih rendah terhadap kematian akibat penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular.

Tetapi tidak ada nilai yang jelas dalam hal orang yang minum teh hitam. Dalam kehidupan sehari-hari, selain minum teh hijau untuk menyehatkan (membantu membersihkan) pembuluh darah, minum teh hijau dalam takaran yang sesuai juga memiliki efek perlindungan tertentu terhadap pembuluh darah.

Teh daun teratai : Minum teh daun teratai juga dapat membantu melancarkan pembuluh darah, karena daun teratai selain memiliki efek meredakan panas dalam dan menurunkan sifat kelembapan tubuh, dia juga mampu menurunkan tekanan darah dan melebarkan pembuluh darah.

Dalam kehidupan sehari-hari, Anda mungkin menemukan bahwa teh daun teratai memiliki banyak residu, sehingga setelah direbus perlu disaring agar limbahnya tidak masuk ke dalam tubuh. Dan teh daun teratai memiliki sedikit rasa pahit, jadi tambahkan sedikit madu agar lebih enak diminum.

Teh Biji Cassia : Minum teh biji cassia dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Cassia tidak hanya mengurangi tekanan darah, tetapi juga memiliki efek pencahar.

Minum teh dalam takaran yang tidak berlebihan baik untuk kesehatan, tetapi teh tidak cocok untuk semua orang lho !

Orang yang mengalami gagal ginjal : Mengapa orang dengan gagal ginjal tidak kondusif untuk minum teh, karena teh mengandung sejumlah teofilin, salah satu fungsi utama teofilin adalah diuresis (mempercepat pembentukan urine), jika penderita gagal ginjal minum teh jangka panjang, hal itu akan membebani ginjal dan memperburuk gangguannya.

Wanita hamil dan menyusui : Tidak cocok minum teh kental selama kehamilan. Kandungan kafein dalam teh kental terlalu tinggi. Meminumnya akan membahayakan tubuh ibu hamil dan dapat membahayakan janin di perut.

Wanita yang sedang menyusui juga tidak boleh minum teh, dan jangan berpikir bahwa tidak ada masalah lagi setelah selesai melakukan persalinan, karena polifenol teh dalam teh mudah diserap oleh darah, sehingga mempengaruhi ASI.

Anak-anak tidak cocok minum teh kental : Karena kelebihan kafein dapat merangsang kegairahan dan mempercepat detak jantung.

Kesimpulannya ialah, masih banyak manfaat yang diberikan teh kepada kita, tetapi kita harus ingat untuk tidak serakah, konsumsi teh yang berlebihan dapat mengikis kandungan kalsium dalam tubuh kita, selain itu juga memicu penyakit di lambung. Oleh karena itu harus minum teh dalam takaran yang tidak berlebihan.(sin/yn)

Sumber: hker.life