CDC-AS: 5 Orang Anak Meninggal Akibat Serangan Penyakit Hepatitis yang Misterius, 109 Kasus Terjadi di AS

Erabaru.net. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengungkapkan pada hari Jumat (6/5) lalu bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan di 25 negara bagian terhadap 109 kasus hepatitis ganas pada anak-anak yang belum diketahui penyebabnya. Mereka menduga bahwa kasus-kasus ini mungkin terkait dengan wabah hepatitis masa kanak-kanak yang terjadi di seluruh dunia.

Menurut laporan CNN, bahwa dari 109 kasus itu hampir semua anak (lebih dari 90%) memerlukan rawat inap di rumah sakit. 14% anak-anak membutuhkan transplantasi organ, dan 5% anak meninggal dunia.

Dr. Jay Butler, wakil direktur penyakit menular di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menekankan bahwa kerjasama dalam penelitian antara CDC dengan departemen kesehatan negara bagian masih terus berlangsung. Mereka menduga bahwa semua kasus hepatitis yang sedang dipelajari ini besar kemungkinan timbul karena penyebab yang sama.

“Penting untuk dicatat bahwa situasinya masih terus berkembang, dan kami sedang memperluas penelitian kami untuk membantu meningkatkan pemahaman kami tentang hal itu,”kata dr. Jay Butler.

Tidak jelas apa yang menjadi penyebab munculnya kasus hepatitis ganas pada anak-anak kecil ini. Dr. Jay Butler mengatakan bahwa beberapa penyebab umum yang menimbulkan peradangan pada hati telah kita pertimbangkan, tetapi tidak ditemukan dalam kasus-kasus ini.

Selain itu, para peneliti telah mendeteksi adanya adenovirus pada lebih dari 50% kasus itu. Meskipun peranannya belum diketahui secara jelas sampai saat ini.

Pada 21 April lali, CDC AS telah mengeluarkan peringatan kepada para dokter di seluruh negara bagian atas munculnya kasus penyakit hepatitis aneh yang menyerang 9 orang anak di Negara Bagian Alabama.

CDC meminta dokter dan pejabat kesehatan masyarakat di dalam negeri untuk memberitahu CDC jika mereka menemukan kasus hepatitis serupa pada anak-anak di bawah 10 tahun.

Kasus hepatitis anak yang belum teridentifikasi penyebabnya ini berasal dari: Negara-negara bagian seperti Alabama, Arizona, California, Colorado, Delaware, Florida, Georgia, Idaho, Illinois, Indiana, Louis Ana, Michigan, Minnesota, Missouri, North Carolina, North Dakota, Nebraska, New York, Ohio, Pennsylvania, Tennessee, Texas, Washington dan Wisconsin.

Sebelum CDC-AS mengeluarkan peringatan, ada laporan beredar yang menyebutkan bahwa di Inggris, Wales, Skotlandia dan Irlandia Utara juga muncul penyakit hepatitis aneh yang menyerang anak-anak sampai membutuhkan rawat inap di rumah sakit.

Pada 1 Mei, dr. Philippa Easterbrook, ilmuwan senior di Program Hepatitis Global Organisasi Kesehatan Dunia, mengatakan dalam sebuah konferensi pers bahwa tercatat hingga hari ini Rabu (4/5), terdapat 228 kasus penyakit radang hati di 20 negara yang mungkin berhubungan dengan hepatitis anak yang belum teridentifikasi ini, di mana lebih dari 50 kasusnya sedang dalam penelitian saat ini.

Dr. Philippa Easterbrook juga mengungkapkan bahwa dari kasus-kasus itu, satu anak telah meninggal dan sekitar 18 orang membutuhkan transplantasi hati.

Anak-anak yang sakit mengalami gejala seperti kelelahan, kehilangan nafsu makan, muntah, diare, sakit perut, urin berwarna gelap, tinja berwarna terang, dan kulit dan mata menguning yang biasa disebut sebagai penyakit kuning. Padahal sebagian besar dari anak-anak itu sebelumnya tergolong sehat.

Sejak kasus ini dilaporkan, pihak berwenang Alabama telah mengkonfirmasi lagi 2 kasus anak yang terinfeksi hepatitis yang belum teridentifikasi penyebabnya. Kasus mereka juga sedang dalam penyelidikan para ahlinya.(sin/yn)

Sumber: epochtimes