Bayi yang Baru Berusia 1 Tahun Hanya Mau Makan Bubur Buatan Nenek, Sang Ibu Diam-diam Mencicipinya dan Menjadi Marah

Erabaru.net. Menjadi seorang ibu bisa dikatakan merupakan hal yang sangat membahagiakan dalam hidup, tetapi membesarkan seorang anak bukanlah hal yang mudah, mudah bagi seorang ibu memiliki kecemasan dan khawatir.

Xiao Wang melahirkan bayi laki-laki yang sangat tampan. Melihat anak di pelukannya, Xiao Wang berpikir bahwa dia akan mencurahkan semua cintanya. Dia melakukan semuanya sendiri. Meskipun itu sangat sulit, dia juga sangat senang.

Xiao Wang juga ingin mencari seseorang untuk membantu berbagi kesulitan merawat bayinya. Ibu mertuanya berkali-kali menawarkan diri untuk membantu, tetapi Xiao Wang selalu merasa bahwa konsep pengasuhan ibu mertuanya terlalu tua, dan dia selalu mengikuti ide-ide generasi yang lebih tua, untuk menghindari da konflik dengan ibu mertuanya, dan Xiao Wang dengan sopan menolak permintaan ibu mertuanya.

Sejak bayi berusia 5 bulan, Xiao Wang mulai menambahkan makanan pendamping untuk putranya, seperti buah, sayuran, dll. Bayi itu sangat senang makan, penuh keceriaan, seolah melihat dirinya sendiri, sang anak telah tumbuh besar dengan sehat.

Sejak hamil, Xiao Wang tidak pergi bekerja. Beban keluarga sepenuhnya ada pada suaminya, yang membuat Xiao Wang sangat stres. Setelah memikirkannya, dia mempertimbangkan untuk pergi bekerja dan meninggalkan anak itu di tangan ibu mertuanya.

Setelah menyerahkan anak itu kepada ibu mertuanya, Xiao Wang mendesaknya untuk tidak memberikan makanan tambahan kepada anak itu, dan tidak menambahkan bumbu seperti garam atau gula ke makanan pendamping itu. Ibu mertua juga setuju, tetapi tidak butuh waktu lama bagi Xiao Wang untuk tiba-tiba menemukan bahwa bayinya tidak mau makan makanan yang biasa dia buat, selain bubur yang dimasak oleh ibu mertuanya.

Xiao Wang penuh dengan kecurigaan, dan ketika ibu mertuanya pergi suatu hari, Xiao Wang menyesap buru itu dan menjadi marah.

Ternyata ibu mertua menambahkan garam ke bubur yang dimakan bayinya. Ketika Xiao Wang bertanya, ibu mertua mengatakan bahwa anak itu akan lemah jika tidak makan garam, dan Xiao Wang menangis dengan marah, dan dia membawa ibu mertuanya ke rumah sakit untuk berkonsultasi dengan dokter. Setelah mendengarkan penjelasan dokter, ibu mertua menyadari bahwa dia telah melakukan sesuatu yang salah.

Tahukah Anda apa yang masuk akal bagi bayi yang baru lahir untuk makan?

  1. Menu makanan harus ringan

Jangan menambahkan bumbu berlebihan terutama garam pada bayi sebelum bayi berusia 10 tahun, karena unsur natrium yang dibutuhkan bayi dapat diperoleh dari asupan makanan sehari-hari.

Paparan yang terlalu dini pada bayi terhadap makanan yang terasa berat ini dapat dengan mudah merusak kepekaan bayi terhadap rasa, dan bahkan merusak fungsi ginjal bayi, yang seringkali lebih besar daripada manfaatnya.

Makanan bayi harus ringan, sehingga bayi dapat menyerapnya lebih cepat dan lebih baik.

  1. Potongan besar makanan mudah tersedak pada anak-anak

Ketika anak baru berusia satu tahun, dia belum memiliki kemampuan untuk mengunyah makanan, pada saat ini, saat memberi makan bayi, perhatikan untuk menumbuk atau menghaluskan makanan sebanyak mungkin.

Jangan memberi bayi buah anggur utuh, tomat ceri, dll. Makanan dengan ukuran besar dapat dengan mudah membuat bayi tersedak atau bahkan menyebabkan mati lemas. Orangtua harus lebih memperhatikan saat bayi makan.

  1. Pastikan anak Anda makan sambil duduk

Banyak bayi yang baru menginjak usia satu tahun sudah beranjak pergi, saat ini mereka sering ingin melakukan hal lain sambil makan, mereka sering makan sambil berlari, atau bahkan makan sambil berbicara.

Pada saat ini, ibu harus memperhatikan mengajar anak-anak mereka untuk menelan makanan di mulut mereka sebelum berbicara atau berlari untuk menghindari bahaya.

  1. Perhatikan keseimbangan nutrisi anak

Jika Anda ingin anak Anda tumbuh tinggi dan kuat, penting untuk lebih memperhatikan pola makan bayi Anda.

Pada usia satu tahun, yang terbaik adalah menyusui, dan Anda dapat menambahkan beberapa makanan pendamping, bubur, pure sayuran, pure buah, dll.

Nutrisi makanan bayi harus seimbang, protein, lemak, vitamin, dll. sangat diperlukan, sehingga memperoleh nutrisi dalam segala aspek.

Setiap ibu berharap anaknya bisa tumbuh sehat dan kuat. Kata orang, penyakit berasal dari mulut. Banyak penyakit yang disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat.(lidya/yn)

Sumber: bignews365