Putrinya Meninggal Keracunan Susu Kedelai Buatan Ibunya! Apa yang Harus Anda Ketahui Sebelum Minum Susu Kedelai?

Erabaru.net. Susu kedelai kaya akan nutrisi, kaya akan protein, kalsium, fosfor, zat besi, seng dan puluhan mineral lainnya, serta vitamin A, vitamin B dan vitamin lainnya. Ini adalah minuman yang disukai banyak orang, tetapi saya tidak menyangka seorang anak meninggal karena meminum susu kedelai buatan ibunya.

Menurut laporan media, seorang ibu di Tiongkok mendengar bahwa susu kedelai asli memiliki nilai gizi sangat tinggi, jadi dia membeli kedelai dan peralatan dan ingin membuat susu kedelai untuk anak-anaknya.

Suatu pagi ketika anak sedang terburu-buru untuk pergi ke sekolah, ibu memberi putrinya minum susu kedelai yang ‘baru direbus’ , dan kemudian menyiapkan cangkir untuk dibawa ke sekolah. Saat di sekolah, putrinya mengalami gejala seperti mual, muntah, dan kesulitan bernapas. Setelah dilarikan ke rumah sakit, anak itu akhirnya tidak tertolong.

Setelah dilakukan pemeriksaan otopsi forensik, ditemukan bahwa penyebabnya adalah susu kedelai yang ‘belum matang’. Ternyata susu kedelai mengandung bahan berbahaya yang disebut ‘saponin’, yang dapat menyebabkan keracunan, mual, muntah, sakit perut, diare, dan gejala lainnya.

Selain itu, ada antitripsin dalam susu kedelai yang belum matang, yang mengurangi kemampuan cairan lambung untuk mencerna protein, dan hanya dapat dihancurkan jika dipanaskan hingga 100 °C. Dapat dilihat bahwa susu kedelai harus benar-benar direbus sampai benar-benar matang (mendidih) untuk diminum. Tetapi bagaimana membedakan antara ‘benar-benar mendidih’ dan ‘mendidih palsu’?

Jika susu kedelai dipanaskan hingga sekitar 80 °C, banyak busa akan muncul. Semakin suhu naik, busa akan semakin banyak seolah-olah sudah mendidih (matang). Faktanya, inilah fenomena organik masalah susu kedelai dipanaskan dan memuai. Ini bukan mendidih yang sebenarnya, tapi “mendidih palsu”. Pada saat ini, terus didihkan selama sekitar 5 menit, sampai gelembung hilang sepenuhnya dan tercapai titik didih yang sebenarnya.

Ingat juga saat memasak susu kedelai, jangan menambahkan susu kedelai mentah di tengahnya, jika Anda menemukan susu kedelai dibeli dari jalan, jika Anda menemukan banyak busa, bahkan jika sudah matang, lebih baik direbus lagi sebelum meminumnya.

Hal apa yang harus diperhatikan saat minum susu kedelai?

  1. Jangan minum susu kedelai saat perut kosong

Jika Anda minum susu kedelai saat perut kosong, sebagian besar protein dalam susu kedelai diubah menjadi panas di dalam tubuh sehingga sulit dicerna oleh tubuh. Saat minum susu kedelai, disarankan untuk makan beberapa makanan bertepung seperti roti, kue, dan roti kukus pada saat yang sama, protein dalam susu kedelai dapat sepenuhnya dihidrolisis secara enzimatis dengan cairan lambung di bawah aksi pati, sehingga nutrisi dapat sepenuhnya diserap.

  1. Jangan makan susu kedelai dengan telur

Bukan rahasia lagi jika telur merupakan salah satu bahan makanan yang kaya akan protein. Namun sebanyak apa pun telur yang kalian makan, jika dibarengi oleh konsumsi susu kedelai maka hasilnya akan nihil. Protein yang kalian harapkan dari telur akan dihempaskan begitu saja oleh susu kedelai.

Kandungan yang terdapat dalam susu kedelai diketahui dapat mengurangi aktivitas dari enzim protease. Enzim tersebut sendiri merupakan enzim utama yang digunakan oleh tubuh untuk membantu metabolisme protein. Tubuh tidak akan mendapat protein yang baik dari telur jika dikonsumsi bersamaan dengan susu kedelai.

  1. Menambahkan gula untuk pemanis

Lebih cocok untuk menambahkan gula pasir untuk meningkatkan rasa saat memasak susu kedelai.

Dalam proses produksi gula merah, meskipun lebih banyak mengandung nutrisi, namun jika dimasak dengan susu kedelai akan menghasilkan zat sedimen yang tidak kondusif untuk pencernaan, yang akan mengurangi efek nutrisi susu kedelai.

  1. Lebih bergizi dengan biji-bijian

Kacang mengandung protein nabati berkualitas tinggi dan mineral tinggi, dan merupakan makanan tinggi kalium, magnesium tinggi, dan rendah natrium yang langka dalam makanan. Menggabungkan kacang-kacangan dan biji-bijian untuk membuat susu kedelai dapat sangat meningkatkan nilai gizi.

Selain itu, susu kedelai adalah produk protein tinggi, dan metabolisme protein akan membebani ginjal. Pasien dengan gastritis, tukak lambung, batu ginjal, gagal ginjal dan asam urat tidak disarankan untuk minum susu kedelai. Susu kedelai manis yang dijual di pasaran mengandung banyak gula, karena menetralkan astringency.

Penderita diabetes, hipertensi, penyakit serebrovaskular dan asam urat sebaiknya membatasi konsumsi susu kedelai manis.

Banyak orang berpikir bahwa susu kedelai itu sehat dan bergizi, tetapi Anda harus memperhatikan hal-hal di atas sebelum meminumnya agar tidak membahayakan kesehatan Anda.(lidya/yn)

Sumber: ezp9