Ibunya Seorang Pengemis! Menghadiri Pernikahan Putranya dan ‘Dicibir’ oleh Mertuanya, Akhirnya Mereka Mengetahui Bahwa Ibunya Bukan Orang Biasa

Erabaru.net. Jangan pernah menilai seseorang dari penampilan.

Pada hari Zhang Qingtian ditinggalkan oleh ibu kandungnya, salju turun dengan lebat. Ketika Zhang diselamatkan oleh ibu angkatnya, tiba-tiba langit menjadi cerah, sehingga ibu angkatnya memberinya nama itu.

Meskipun Zhang Qingtian tahu bahwa yang membesarkannya bukan ibu kandungnya, dia telah menganggapnya sebagai ibu kandungnya sejak dia masih kecil.

Ibunya telah membesarkan Zhang Qingtian, dan setelah lulus dari perguruan tinggi, menemukan pekerjaan yang baik.

Zhang Qingtian membujuk ibunya untuk berhenti mengemis. Sekarang dia punya uang, dia bisa mendukungnya.

Tetapi ibunya mengatakan, dia tidak butuh dukungannya, dia membesarkan Zhang Qingtian agar dia bisa menjalani hidup dengan baik.

Zhang Qingtian tidak punya pilihan selain menyerah dan membiarkan ibunya tetap menjalani kehidupan yang nyaman dengan mengemis.

Kemudian, Zhang Qingtian akan menikah dengan seorang wanita warga setempat, dan keluarganya kaya.

Karakter wanita itu tidak buruk, tetapi orangtuanya agak sombong dan hanya ingin memiliki menantu yang kaya. Akhirnya dia bertemu dengan Zhang Qingtian dan dia membawa uang mahar yang banyak, dia akhirnya menyetujui pernikahan putrinya.

Ketika mereka bertunangan, Zhang Qingtian datang sendirian. Wanita itu mengira kedua orangtuanya sudah meninggal. Untungnya, Zhang Qingtian menjelaskan bahwa ibunya pasti akan datang ke pesta pernikahan, dan wanita itu tidak ragu.

Pada hari pernikahan, ibunya datang terlambat, jadi pernikahan harus berjalan seperti yang sudah dijadwalkan.

Setelah beberapa saat, dia mendengar seorang penjaga keamanan berteriak: “Keluar, di sini tempat pernikahan, pengemis tidak diizinkan masuk.”

Zhang Qingtian tahu, itu pasti ibunya. Zhang Qingtian berteriak ke arah pintu: “Biarkan dia masuk, dia adalah ibuku.”

Penjaga keamanan tiba-tiba tercengang, dan para tamu juga tercengang, tetapi dia membiarkan ibunya masuk. Zhang Qingtian mengundang ibunya ke kursi, dan kemudian menyelesaikan pernikahannya.

Ketika ibunya duduk di meja untuk makan malam, mertuanya mengejek dan berkata kepada ibunya “Oh, jika kami tahu Anda seorang pengemis, kami tidak akan menyetujui pernikahan putri kami.”

Ibunya berkata: “Apakah mahar anakku masih kurang?”

Ibu menantunya berkata: “Bukan, ini bukan. Anakmu kaya, tetapi kamu seorang pengemis. Anakmu kaya, tetapi kamu miskin. Bagaimana putri kami bisa hidup?”

Ibunya Zang berkata: “Jangan menertawakanku karena miskin, dan aku tidak tinggal bersama putrimu!”

Besannya berkata: “Melihatmu, aku benar-benar tidak bisa makan. Bisakah kamu duduk di meja lain dan makan sendirian? Aku merasa mual.”

Ibunya Zhang berkata: “Kamu terlalu banyak tingkah!!!”

Sambil berbicara, ibu pihak perempuan mungkin tidak tahan lagi, dia sangat tidak puas dengan pernikahan ini dan membalikkan meja.

Ibu Zhang terkejut berkata: “Memangnya ada apa dengan saya yang seorang pengemis? Anak saya menikah dengan seorang gadis, bukan saya. Sudah cukup bagi putra saya dan putri Anda untuk saling mencintai!”

Pada saat ini, pemilik hotel mendengar keributan itu berlari untuk menengahi, dan ketika dia melihat ibu Zhang Qingtian, dia berlutut dan bersujud.

Mengapa?

Silakan baca lebih lanjut.

Pemilik hotel berteriak: “Bu! Aku sangat merindukanmu, sudah 5 tahun aku tidak dapat menemukanmu!”

Setelah berteriak, dia berlutut dan bersujud.

Ibu Zhang melirik: “Nak, mengapa kamu di sini?”

Pemilik hotel berkata: “Bu, hotel ini milik saya.”

Sang ibu berkata, “Sudah kubilang untuk tidak memanggilku ibu, mengapa kamu masih memanggilku ibu lagi?”

Zhang Qingtian tidak mengerti situasinya, begitu pula semua orang.

Pada saat ini, pemilik hotel mengambil mikrofon dan berdiri di atas panggung dan berkata: “Saya tahu Anda memandang rendah wanita tua ini. Saya dapat mengatakan dengan pasti bahwa dia bukan ibu kandung saya, dan dia bukan ibu kandung dari pengantin pria hari ini. Tapi dia adalah ibu dari kita semua. ”

Setelah mendengarkan pemilik hotel menjelaskan identitas ibu pengemis itu, semua tamu yang hadir menyadari, dan langsung memberikan penghormatan kepada ibu pengemis itu.

Ternyata ibu pengemis ini, mulai memungut sampah pada usia 20, dan sekarang usianya sekitar 70 tahun, dia telah membesarkan bayi terlantar yang tak terhitung jumlahnya di sepanjang hidupnya, dan tanpa meminta imbalan apa pun.

Anak-anak itu termasuk Zhang Qingtian, dan juga pemilik hotel. Meskipun ibu pengemis ini tidak memiliki anak kandung, dia membantu banyak anak dari semua bayi yang ditinggalkan.

Baru pada saat itulah mertua Zhang tahu bahwa identitas ibu pengemis ini tidak biasa, dan mereka pergi untuk meminta maaf padanya, dan mereka semua tersentuh oleh tindakan besarnya!(lidya/yn)

Sumber: uos.news