Ingin Hidup Lebih Lama? Tambahkan Gula ke Kopi Anda, Kata Studi

Erabaru.net. Apakah Anda seorang pecinta kafein? Apakah Anda suka kopi Anda manis atau meminumnya seperti setan tanpa gula atau susu? Nah, ternyata jika Anda minum kopi murni, Anda lebih mungkin untuk meninggal dibandingkan dengan mereka yang menambahkan gula ke minuman kafein mereka.

Menurut penelitian baru, peminum kopi hidup lebih lama jika mereka menambahkan sesendok gula ke dalam pesanan mereka. Sesuai sebuah studi baru yang diterbitkan oleh Annals of Internal Medicine, para peneliti menemukan bahwa memiliki kebiasaan minum kopi mengarah pada hidup yang lebih sehat dan lebih lama.

Para peneliti dari Southern Medical University di Guangzhou, Tiongkok, mengamati 171.000 peserta Inggris dalam rentang waktu tujuh tahun. Studi tersebut menemukan bahwa peminum kopi memiliki kemungkinan 21 persen lebih kecil untuk meninggal dibandingkan mereka yang tidak minum kopi.

Studi ini menemukan bahwa peminum kopi lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan penyakit jantung dan kanker dibandingkan dengan non-peminum kopi.

Studi tersebut juga mengungkapkan bahwa orang yang minum kopi dengan pemanis ringan setiap hari memiliki kemungkinan 29 hingga 31 persen lebih kecil untuk meninggal selama penelitian. Studi ini juga mencatat bahwa tidak masalah jika orang minum ‘instan, tanpa kafein atau bubuk’, semua jenis kopi mencegah peserta mengembangkan beberapa masalah kesehatan yang signifikan.

Studi lain yang dilakukan pada 2018 menemukan hubungan antara peminum kopi moderat dan penurunan kemungkinan mengembangkan penyakit Alzheimer dan Parkinson. Menurut para peneliti di University of Toronto dan Krembil Research Institute di Kanada, konsumsi kopi dapat memiliki ‘efek neuroprotektif’ yang melindungi peminum dari mengembangkan jenis gangguan otak tertentu.

Penelitian ini selanjutnya didukung oleh sebuah penelitian yang disebut ‘Australian Imaging, Biomarkers and Lifestyle Study of Ageing’ di Edith Cowan University pada tahun 2021.

Para peneliti menemukan bahwa minum kopi membantu mencegah otak dari atrofi dengan membantu fungsi kognitif, terutama fungsi eksekutif yang berkaitan dengan pengorganisasian, pengendalian diri, dan perhatian.

Peneliti utama dr. Samantha Gardener juga mendesak orang untuk meningkatkan asupan kopi mereka untuk mengurangi risiko terkena Alzheimer, menurut New Food Magazine.

“Ini hal sederhana yang bisa diubah orang,” katanya. “Ini bisa sangat berguna bagi orang-orang yang berisiko mengalami penurunan kognitif tetapi belum mengalami gejala apa pun.”

Dia menambahkan: “Kami mungkin dapat mengembangkan beberapa pedoman yang jelas yang dapat diikuti orang di usia paruh baya dan mudah-mudahan itu dapat memiliki efek yang bertahan lama.”(lidya/yn)

Sumber: indiatimes