Pria Datang Melamar Pacarnya, Ibu Pacarnya Minta 800 Juta untuk Mas Kawin Karena Putrinya Cantik, Pria: “Simpan Saja Putri Anda”

Erabaru.net. Banyak orangtua selalu berpikir bahwa anak perempuan mereka sangat baik, mungkin berpendidikan tinggi, atau cantik. Mereka selalu berpikir bahwa anak perempuan mereka dalam kondisi baik dan dapat menemukan suami yang baik, sehingga mereka akan mematok harga setinggi langit untuk pernikahan anak perempuan mereka, tetapi mereka akhirnya malah menghancurkan dirinya sendiri.

Ting Ting adalah wanita yang sangat cantik. Tingginya 1,8 meter dan memiliki sosok seperti model. Dia memiliki temperamen yang baik dan kepribadian yang lembut.

Awalnya, orangtuanya sangat mendisiplinkan Ting Ting dan memaksanya untuk mengikuti berbagai kelas seni. Orangtuanya berharap agar Ting Ting diterima di universitas seni, namun Ting Ting gagal dalam ujian masuk. Orangtuanya sangat kecewa dan membujuk Ting Ting untuk mengulang pelajaran lagi, tetapi Ting Ting menolak, dan kemudian dia pergi ke kota dan bekerja di sebuah hotel.

Karena Ting Ting cantik, ada banyak pria yang mengejarnya, termasuk putra bosnya, tetapi pada saat itu, orangtuanya tidak mengizinkan Ting Ting jatuh cinta terlalu dini, dan Ting Ting sangat patuh.

Dalam sekejap mata, 7 tahun telah berlalu. Ting Ting sudah berusia dua puluh lima tahun, dan sudah waktunya untuk mempertimbangkan untuk berumah tangga. Belakangan, banyak saudara dan teman datang untuk menjodohkan, tetapi orangtua Ting Ting tidak puas, karena kondisi anak laki-laki ini terlalu biasa, mereka ingin anak perempuannya menikah dengan pria yang kaya. Anak perempuan tidak hanya akan memiliki kehidupan yang baik, tetapi juga akan dapat membantu putranya di masa depan.

Mereka tidak menyangka keinginan mereka akan segera terwujud. Suatu hari Ting Ting membawa seorang pria pulang. Ting Ting memberi tahu mereka bahwa itu adalah pacarnya. Mereka mengobrol dengan pacar Ting Ting, dan menanya dengan kondisi keluarganya

Nama Pria itu Xiaofei, dia berasal dari daerah lain. Orangtuanya membuka kantor cabang di sini, dan Xiaofei adalah penanggung jawab kantor cabang. Orangtua Xiaofei adalah pengusaha terkenal di kampung halamannya.

Setelah tahu pira itu dari keluarga kaya, orangtua Ting Ting sangat senang. Mereka langsung setuju dan memeinta mereka berdua segera menikah.

Beberapa hari kemudian, Xiaofei datang ke rumah Ting Ting lagi. Kali ini dia datang untuk melamar. Ibu Ting Ting sangat senang, berpikir bahwa putrinya akan menikah dengan pria kaya, keluarga dapat menjalani kehidupan yang baik, dan ada tidak perlu khawatir tentang pernikahan putranya di masa depan. Saya senang.

Setelah makan siang, Xiaofei berinisiatif untuk menyebutkan hadiah pertunangan. Ibu Ting Ting mengira keluarga Xiaofei berkecukupan. Jika dia menginginkan ratusan ribu hadiah pertunangan, keluarga mereka pasti bisa mendapatkannya. Selain itu, kondisi putrinya sendiri juga baik.

Ibu Ting Ting mengulurkan 4 jari, Xiaofei mengira itu 40.000 yuan, ibu Ting Ting menggelengkan kepalanya dan berkata: “400.000 yuan (sekitar Rp 866 juta), saya yakin keluarga Anda bisa mendapatkannya, Ting Ting cantik, dan banyak yang mengejarnya, dan menurut saya, putri saya sepadan dengan harganya.”

Bukannya Xiaofei tidak bisa mendapatkan 400.000 yuan, tetapi sikap orangtua Ting Ting membuatnya tidak dapat diterima. Menurut pendapat Xiaofei, orangtua Ting Ting menganggap Ting Ting sebagai komoditas, dan mereka mematok harga setinggi langit karena mereka menganggap Ting Ting cantik. Dia tidak bisa terima, karena ibu Ting Ting menjadikan pernikahan ini sebagai bisnis.

Orangtua Ting Ting mengira Xiaofei akan setuju, tetapi Xiaofei menggelengkan kepalanya dan berkata sambil tersenyum: “Karena putrimu sangat dicari, maka simpanlah, dan tunggu pria yang bersedia memberikan 400.000 hadiah pertunangan datang.”

Setelah mengatakan itu, Xiaofei berbalik dan pergi.Orangtua Ting Ting meneriaki Xiaofei karena pelit, dan mereka ingin menikahi putrinya bahkan tanpa uang. Ting Ting merasa dirugikan. Dia sangat mencintai Xiaofei. Dia juga tahu bahwa tindakan orangtuanya sangat berlebihan. Sekarang dia tidak tahu bagaimana memulihkan hubungannya dengan Xiaofei.

Kesimpulan dalam cerita ini adalah:

Kecantikan adalah modal. Tentu saja, wanita dapat menggunakan kecantikan untuk membuat tuntutan pada pria, tetapi tuntutan tidak boleh terlalu berlebihan. Sama seperti ibu Ting Ting, dia meminta 400.000 yuan sebagai mahar.

Dalam kehidupan, banyak orang seperti orangtua Ting Ting memperlakukan pernikahan putri mereka sebagai bisnis. Orangtua seperti itu terlalu egois, mereka hanya ingin menyerahkan keuntungan kepada putra mereka, dan mereka tidak peduli dengan kebahagiaan putri mereka sama sekali.

Dalam menghadapi tuntutan berlebihan yang dibuat oleh orang tuanya, Ting Ting harus menunjukkan sikapnya sendiri dan mengungkapkan pikirannya, bukanya hanya menurut dengan keputusan orangtuanya, yang malahmerugikan dirinya sendiri.(lidya/yn)

Sumber: uos