Ketika Mantan Suamiku Mendengar Aku Akan Menikah Lagi, Dia Memberi Aku 500 Juta dengan Satu Syarat, Namun Aku Menolaknya

Erabaru.net. Aku telah menjalin hubungan selama 8 tahun dengan mantan suamiku sebelum kami menikah, dan fondasi hubungan kami bisa dibilang sangat kokoh. Setelah menikah, dia tidak membiarkan aku untuk bekerja. Dia bertanggung jawab dengan semua kebutuhan keluarga. Setelah melahirkan anak, aku mencurahkan seluruh tenaga dan pikiran pada keluarga.

Ibu mertuaku suka mendikte orang. Dia akan selalu mengatakan padaku setiap kali dia melihat sesuatu yang tidak enak dipandang mata. Terkadang dia akan memberitahu tentang ini dan itu. Dari saya berpakaian hingga cara saya mendidik anak-anakku, dia menganggap aku melakukan sesuatu yang salah.

Namun, suamiku semakin tidak puas denganku. Dia pikir aku terlalu malas untuk memasak. Dia memberi aku hanya 1.000 yuan (sekitar Rp 2,1 juta) sebulan. Ketika aku mengatakan itu tidak cukup, dia mencibir dan berkata aku harus menghemat uang.

Gaji suamiku sekitar 8.000 yuan (sekitar Rp 17,4 juta) sebulan, dan dia sering mengatakan tidak punya uang, kemudian aku tahu di mana dia menghabiskan uang itu.

Temanku menelepon aku ketika dia sedang berbelanja dan mengatakan dia melihat suaminya berbelanja dengan seorang wanita muda dan dia mengambil fotonya untuk diperlihatkan kepadaku.

Ketika aku melihat bahwa ini adalah anak magang di perusahaannya, saya diam-diam membuka ponsel suamiku, dan ketika aku melihat catatan obrolan, aku merasa dunia seakan mau runtuh.

Segera aku mengajukan cerai dan aku membawa putraku pergi. Kurang dari tiga bulan setelah bercerai, mantan suamiku menikahi wanita itu.

Ibu terus terus mendesak aku untuk menikah lagi, jadi aku tidak punya pilihan selain pergi kencan buta, namun dari banyak pria yang aku temui, aku merasa tidak ada yang cocok.

Kemudian, aku bertemu Liu Jian melalui perkenalan seorang teman. Kondisi keluarganya tidak terlalu baik, tetapi dia sangat perhatian kepadaku dan anakku. Dan anakku juga sangat menyukainya.

Tak lama kemudian kami memutuskan untuk menikah. Tanpa diduga, mantan suamiku tiba-tiba datang, dan dia akan memberikan 500 juta kepadaku dengan satu syarat: aku harus memberikan putraku padanya, dan aku tidak boleh menghubungi putraku lagi.

Ternyata wanita itu hamil dan keguguran, saat pergi ke rumah sakit, dokter mengatakan bahwa karena dia sering aborsi, sulit untuk memiliki anak lagi.

Mantan suamiku meminta puraku tinggal bersamanya, dan dia akan merawatnya dengan baik di masa depan. Dia juga mengatakan bahwa 500 juta akan cukup bagiku untuk hidup senang.

Aku merasa tersinggung dan marah dengan permintaanya, dan kartu itu langsung aku lempar ke tanah dan menyuruh mantan suamiku pergi dari rumahku.(lidya/yn)

Sumber: ezp9