Mengapa Hawking Berulang Kali Memperingatkan Manusia untuk Tidak Mencari Alien dan Menentang Pembangunan ‘Mata Langit’ Tiongkok?

Erabaru.net. Ketika berbicara tentang ilmuwan terkenal di dunia, banyak orang berpikir tentang ‘Hawking’. Sebagai salah satu fisikawan terbesar di zaman modern, meskipun Hawking menderita penyakit Lou Gehrig (Amyotrophic lateral sclerosis/ALS) pada usia 21 tahun, dia lumpuh, tidak dapat berbicara, dan hanya memiliki tiga jari tangannya untuk bergerak, tetapi Hawking tetap berkontribusi pada kemajuan teknologi manusia, memberikan kontribusi yang sangat penting.

Semasa Hawking masih hidup, arah penelitian utamanya adalah kosmologi dan lubang hitam. Pada saat yang sama, dia juga membuat banyak prediksi untuk masa depan umat manusia. Salah satunya adalah bahwa dia telah berulang kali memperingatkan umat manusia untuk tidak mencari alien, dan juga menentang pembangunan teleskop ‘Mata Langit’ Tiongkok. Mengapa demikian?

Pada bulan April 2010, American Discovery Channel menyiarkan film dokumenter berjudul “Ikuti Stephen Hawking ke Alam Semesta”. Dalam film dokumenter tersebut, Hawking secara terbuka mengungkapkan pandangannya tentang alien untuk pertama kalinya.

Hawking mengatakan bahwa ada alien di alam semesta kemungkinannya adalah sangat tinggi, tetapi tidak tepat bagi manusia untuk membabi buta mencari alien. Sebaliknya, manusia harus melindungi diri mereka sendiri, mencoba untuk menghindari segala bentuk kontak dengan alien, dan pada saat yang sama, tidak meluncurkan apa pun ke alam semesta yang dapat mengekspos Bumi. Karena alien tidak ramah, ini akan mengantarkan kehancuran pada Bumi.

Hawking percaya bahwa ketika alien menemukan Bumi, mereka tidak akan berkomunikasi dengan kita dengan ramah. Sebaliknya, jika peradaban alien ini dapat mendarat di Bumi, dengan tingkat teknologi mereka yang jauh lebih tinggi daripada manusia, kita tidak memiliki cara untuk melawannya. Sumber daya Bumi akan dijarah, dan manusia juga akan menderita.

Pada saat yang sama, Hawking juga menunjukkan bahwa kedatangan alien di Bumi akan seperti penemuan Columbus di Benua Amerika. Bagi Columbus, itu adalah kejutan, tetapi bagi orang Indian itu adalah awal dari sebuah bencana.

Sebelum kematiannya, Hawking juga berkali-kali menentang ‘Mata Langit’ Tiogkok, percaya bahwa penggunaan Teleskok Mata Langit akan menarik alien dan menempatkan seluruh umat manusia dalam krisis. Seberapa kuat Teleskop Mata Langit, dan apa yang ditemukannya yang membuat Hawking takut?

Faktanya, selama bertahun-tahun, observatorium di seluruh dunia telah sering mendeteksi banyak sinyal kosmik yang berulang. Banyak ilmuwan juga percaya bahwa sinyal ini kemungkinan besar dikirim oleh peradaban asing. Seperti kita, mereka juga mencari peradaban lain di alam semesta.

Tetapi sejak September 2016, Tiongkok membutuhkan waktu 22 tahun untuk secara resmi mengoperasikan Teleskop ‘Mata Langit’. Sinyal kosmik misterius ini telah diuraikan satu per satu. Mereka umumnya dikirim oleh pulsar.

Pada saat yang sama, ‘Mata Langit’ juga memiliki tugas penting, yaitu membantu manusia mencari peradaban luar Bumi dan mencari kemungkinan peradaban asing di alam semesta. Inilah yang dikhawatirkan Hawking, karena Mata Langit terlalu kuat. Begitu Mata Langit menemukan peradaban alien dan merespon pihak lain, maka Bumi kemungkinan akan menyambut alien yang mendarat, dan begitu alien memiliki niat buruk, manusia mungkin akan menjadi ‘tawanan’ alien seperti dalam film-film fiksi ilmiah.

Apakah menurut Anda ketakutan Hawking akan terjadi? (lidya/yn)

Sumber: hker.life