Pada Hari Ulang Tahun Ibu Mertuaku, Aku Membelikan Jaket Seharga 3 Juta, Ketika Ibu Mertua Menanyakan Harganya, Aku Bilang 600 Ribu

Erabaru.net. Dalam kehidupan, beberapa orang selalu mengeluh bahwa ibu mertuanya tidak baik dan merasa bahwa sulit untuk bergaul dengan ibu mertua, tetapi ada beberapa menantu perempuan dan ibu mertua sangat rukun. Ibu mertua dan menantu perempuan sedekat ibu dan anak perempuan. Keharmonisan antara ibu mertua dan menantu perempuan tidak hanya mempengaruhi keharmonisan keluarga, tetapi bahkan dapat mempengaruhi pernikahan.

Aku telah menikah dengan suamiku selama lima tahun dan telah menjalani kehidupan yang sangat bahagia, tidak hanya suamiku yang mencintaiku, tetapi ibu mertuaku memperlakukanku seperti putrinya.

Ketika aku masih kecil, aku hidup bahagia dengan keluargaku. Orangtuaku adalah guru di pedesaan, meskipun kondisinya sangat umum, orangtuaku menyayangiku seperti seorang putri. Namun, pada tahun pertama aku di SMP, kedua orangtuaku meninggal setelah kecelakaan mobil, dan aku menjadi yatim piatu dalam semalam.

Saat itu, tidak ada saudaraku yang mau menerimamu. Tepat ketika aku akan pergi ke kota untuk bekerja, saudara perempuan ibuku, Bibi Wang, mau menerimaku. Sejak saat itu, aku tinggal di rumah bibiku, dan pamanku juga mendukungku untuk melanjutkan studiku.

Keluarga bibiku memiliki seorang putra bernama Xiao Gang, yang dua tahun lebih tua dariku. Awalnya, saat aku datang ke rumah bibi, aku khawatir Xiao Gang tidak menyukaiku. Tapi setelah beberapa lama, aku menemukan bahwa Xiao Gang adalah anak yang sangat baik dan perhatian, dan dia selalu melindungiku seperti saudara kandungnya. Setiap kali aku diganggu, Xiao Gang akan selalu membelaku.

Pelan-pelan aku keluar dari bayang-bayang kehilangan ayah dan ibuku. Cinta dan perhatian paman dan bibiku membuatku merasa hangat kembali dan membuatku bergairah untuk hidup.

Dalam sekejap mata, lebih dari 20 tahun kemudian, Xiao Gang dan aku lulus dari perguruan tinggi. Paman dan bibi tidak pernah patah hati untuk membiayai pendidikan kami berdua. Meskipun banyak tekanan, mereka tidak pernah mengeluh, mereka selalu mendorong kami untuk belajar keras dan menjadi orang yang menjanjikan di masa depan.

Setelah lulus, aku segera mencari pekerjaan, karena saya ingin membalas kebaikan paman dan bibiku. Tetapi ketika aku berusia 27 tahun, pamanku sakit parah.

Ketika paman sekarat, dia meraih tanganku dan berkata bahwa dia telah memperlakukanku sebagai anak perempuan. Dia memiliki keinginan agar aku menikah dengan Xiaogang.

Tiga hari sebelum pamanku meninggal, aku dan Xiaogang menikah

Sejak kematian paman, bibi terlihat sangat sedih. Untuk mencerahkan suasana hati bibi, sesibuk apa pun di tempat kerja setiap hari, aku akan menyempatkan diri untuk menemaninya, mengobrol dengannya.

Tanpa disadari, tiga tahun telah berlalu, dan bibiku perlahan-lahan keluar dari bayang-bayang, dan hubungan antara ibu mertua dan menantu perempuan kami menjadi semakin harmonis.

Kesanku, bibiku yang juga adalah ibu mertuaku adalah orang yang sangat hemat, meskipun dia memiliki pensiun bulanan 5 juta, dia selalu menabung.

Saat hari ulang tahun ibu mertuaku yang ke-66 tahun. Pada hari itu, aku pergi berbelanja di mall dan membeli jaket untuk ibu mertua saya seharga 3 juta. Tapi sebelum aku pulang, aku melepas label harganya, ibu mertua akan marah jika dia tahu aku membeli pakaian yang mahal.

Benar saja, setelah makan kue hari itu, ibu mertuaku bertanya kepadaku harga jaket itu.

Aku berkata, 300 yuan, sambil tersenyum.

Ketika ibu mertua mendengar ini, dia sangat senang, dan segera mencoba jaket itu, dan berkata bahwa jaket itu pas.

Faktanya, ada banyak orangtua di sekitar kita, seperti ibu mertuaku yang selamatkan hidupnya lebih suka menanggung kesulitan sendiri. Sebagai anak, terkadang berbohong bisa membuat orangtua bahagia, kenapa tidak? (lidya/yn)

Sumber: uos.news