Ibu Hamil 32 Minggu ‘Keguguran’ Setelah Suaminya Mengatakan ‘Kalimat’ Ini !

Erabaru.net. Siapapun yang pernah hamil pasti tahu bahwa saat hamil, emosi seseorang secara keseluruhan akan sangat naik turun.

Nan Nan baru berusia 26 tahun, dan suaminya adalah teman sekolah. Setelah lulus, mereka tidak memiliki kontak. Siapa yang menyangka bahwa keduanya memiliki hubungan yang baik. Mereka bertemu berkali-kali, dan kemudian mereka menikah.

Suaminya adalah seorang yang pendiam, dan Nan Nan adalah gadis yang supel, sehingga keduanya bisa dibilang memiliki kepribadian yang saling melengkapi.

Sejak dia hamil, Nan Nan tidak pergi bekerja. Dia hanya tinggal di rumah sepanjang hari. Seiring waktu, Nan Nan telah bertambah berat badan, dan wajahnya berjerawat. Setiap kali dia melihat ke cermin, Nan Nan merasa jelek. Dia bosan di rumah mengirim pesan ke suaminya yang berada tempat kerja, tetapi suaminya lama menjawabnya, yang membuatnya sangat tertekan.

Amarah Nan Nan semakin memuncak. Dia akan memeriksa ponsel suaminya setiap hari ketika dia kembali, dan dia juga bertanya mengapa suaminya tidak menjawab tepat waktu.

Suami hanya mengatakan bahwa dia terlalu sibuk dan lelah di tempat kerja, dan dia tidak punya waktu untuk menjawab.

Hari itu, suaminya mengatakan bahwa rekan-rekannya makan malam bersama di malam hari, dan Nan Nan mengatakan bahwa dia akan ikut, dan suaminya mengatakan bahwa wanita hamil tidak baik untuk makan barbekyu

Nan Nan benar-benar marah, apakah karena dia telah menjadi jelek sehingga suaminya tidak mau mengajak keluar, dan apakah dia benar-benar makan malam dengan rekan kerjanya, atau dia berkencan dengan wanita lain?

Semakin Nan Nan memikirkannya, semakin marah. Setelah suaminya kembali, dia bertanya, restoran mana tempat dia makan? Apa yang dia pesan? Beberapa orang? Siapa saja?

Sang suami mungkin telah minum, jadi dia sangat emosi dan berkata: “Mengapa kamu menjadi menyebalkan?”

Nan Nan sangat yakin bahwa suaminya tidak jujur ​​dan berkata: “Jika kamu tidak mengatakannya, jangan harpa melihat anak ini!”

Sang suami berkata: “Aku mau tidur dulu, jangan main-main!”

Nan Nan sangat marah sehingga dia mengambil bangku dan memukulkan ke perutnya. Dia sudah hamil 32 minggu saat itu, jadi dia tidak tahan dengan pukulan itu. Melihat ini, suaminya mengambilnya dan membawanya ke ruang gawat darurat. Sudah terlambat, dan setelah Nan Nan diselamatkan, tapi janin itu tidak terselamatkan.

Sejujurnya, wanita hamil suka banyak berpikir, dan emosinya tidak stabil. Sebagai suami, Anda harus sabar untuk menghadapi istri Anda!(lidya/yn)

Sumber: ezp9